Home / Brankas / Sekedar Niat Membatalkan Puasa, Bagaimana Hukumnya ?

Sekedar Niat Membatalkan Puasa, Bagaimana Hukumnya ?

pecah

Sekedar Niat Membatalkan Puasa

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Ada seorang musafir yang berpuasa di bulan Ramadhan Letroy Guion Authentic Jersey lalu Deforest Buckner Authentic Jersey style=”color:#FFF”>Rod Woodson Authentic Jersey ia berniat membatalkan puasanya, tatapi ternyata ia Nazair Jones Youth Jersey tidak menemukan (makanan) yang bisa dimakan. Lalu ia Terry Bradshaw Womens Jersey merubah niatnya, dan ia kembali menyempurnakan puasanya sampai waktu maghrib. Bagaimana keabsahan puasanya ?”

 

Beliau menjawab, “Puasa orang tersebut tidak sah, wajib baginya untuk mengqodho’, karena ketika ia telah berniat membatalkan puasanya, maka ketika itu batallah Frank Clark Kids Jersey puasanya. Adapun jika ia berkata, “Jika saya mendapatkan Bob Lilly Jersey air maka saya akan minum, jika tidak maka saya tetap berpuasa.” Kemudian ternyata ia tidak mendapatkan air, maka puasanya ketika itu Chaz Green Youth Jersey tetap sah, Maliek Collins Kids Jersey karena Ryan Switzer Jersey ia tidak memutus niatnya, ia hanyalah mengaitkan pembatalan puasanya dengan adanya sesuatu, ternyata sesuatu itu tidak ada , maka ia tetap pada niatnya yang pertama.”

 

(Sumber : Majmu’ Fatawa wa Rasail Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, Dar Tsurayya Lin Nasyr, Cetakan Kedua, Tahun 1426 H, Jilid 19 Hlm. 183)

 

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/UDMor

About klikUK.com

Check Also

ADZAN

Ringkasan Fikih Islam : Kesempurnaan Agama Islam -4

Kesempurnaan Agama Islam (4) Islam mengatur seluruh hubungan  tersebut di atas ikatan yang kuat berupa ...