Home / Akidah Akhlaq / Ringkasan Fikih Islam : Syarat Wajib Berjihad

Ringkasan Fikih Islam : Syarat Wajib Berjihad

berburu

Syarat Wajib Berjihad

Berjihad di jalan Allah memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:

  1. Islam
  2. Berakal
  3. Baligh
  4. Laki-laki
  5. Tidak ada uzur seperti sakit, buta, pincang, dan lain sebagainya
  6. Memiliki bekal

Seorang muslim tidak boleh pergi untuk berjihad yang hukumnya sunnah kecuali setelah mendapat izin dari kedua orang tuanya yang beragama Islam, karena jihad hukumnya fardu kifayah kecuali pada beberapa keadaan. Adapun berbakti kepada kedua orang tua hukumnya wajib ‘ain pada setiap keadaan. Namun, jika jihad tersebut hukumnya meningkat menjadi wajib ‘ain, maka seseorang tidak mesti harus mendapat izin dari kedua orang tua untuk pergi berjihad.

Semua perbuatan yang bersifat sunnah dan di dalamnya terdapat manfaat bagi seseorang serta tidak membahayakan bagi kedua orang tuanya, maka dia tidak perlu meminta izin kepada mereka, seperti: sholat malam, puasa sunnah, dan lain sebagainya. Adapun jika amalan tersebut membahayakan kedua orang tua atau salah satu dari mereka berdua, maka mereka berhak melarangnya dan anak tersebut harus menaati mereka karena taat kepada kedua orang tua adalah wajib.

Ar-Ribath yaitu menjaga perbatasan antara daerah kaum  muslimin dengan daerah kafir. Kaum muslimin wajib menjaga wilayah perbatasan antara mereka dengan orang-orang kafir, baik dengan melakukan perjanjian dengan mereka atau mengerahkan pasukan penjaga perbatasan, tergantung pada kondisi sebuah daerah.

 

Keutamaan Berjaga-Jaga Di Jalan Allah

Dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berjaga di jalan Allah sehari lebih baik daripada dunia dan seisinya…… (HR. Bukhari).

 

Keutamaan Berangkat Dan Pulang Berjihad Di Jalan Allah:

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Pergi untuk berjihad di jalan Allah atau pulang darinya lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

 

 

 

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/vTrkl

About klikUK.com

Check Also

ledakan

Ringkasan Fikih Islam : Dosa Membunuh Orang Kafir Mu’ahad tanpa Kesalahan

Dosa Orang yang Membunuh Orang Kafir Mu’ahad tanpa Kesalahan عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍ و ...