Home / Akidah Akhlaq / Ringkasan Fikih Islam : Pilar-Pilar Agama Islam

Ringkasan Fikih Islam : Pilar-Pilar Agama Islam

pilar-pilar islam

Pilar-pilar Agama Islam

Islam adalah agama dan sebagai rahmat bagi seluruh alam, Allah Subhanahu Wata’ala telah menganugerahkannya bagi seluruh makhluk, Allah telah mengutus baginda para rasul dengan membawa agama Islam ini, sebagai penutup para nabi, dan Allah muliakan umat beliau dengan berdakwah kepada Nya sampai hari qiamat.

  1. Allah adalah Rabb bagi semesta alam, tidak ada Rabb bagi mereka selain Diri Nya, sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata’ala:

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ   

“Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.” (QS. Al-Nas: 1).

 

  1. Allah adalah Raja manusia, tidak ada Raja bagi mereka selain Diri-Nya, sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata’ala:

   مَلِكِ النَّاسِ 

“Raja manusia.” (QS. Al-Nas: 2).

 

  1. dan Allah adalah Tuhan manusia, tidak ada Tuhan bagi mereka kecuali hanya Allah, sebagaimana firman Nya:

  إِلَهِ النَّاسِ

“Sembahan manusia.” (QS. Al-Nas: 3).

 

  1. Dan Allah Subhanahu Wata’ala telah menurunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia, sebagaimana firman Nya:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ    

“Bulan ramadhan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (QS. Al-Baqarah: 185).

 

  1. Dan Allah Subhanahu Wata’ala telah mengutus Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai utusan Nya bagi seluruh umat manusia, sebagaimana firman Nya:

أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ   

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’: 28).

 

  1. Dan Allah Subhanahu Wata’ala memerintahkan kepada kita untuk menghadap ke arah ka’bah, sebagai tempat pertama bagi manusia (yang dibangun untuk beribadah), dimana manusia mendirikan sholat dan berhaji padanya. Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata’ala:

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ (96) فِيهِ آَيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آَمِنًا وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ (97

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (baitullah itu) menjadi amanlah dia. Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke baitullah; barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imron: 96-97).

 

  1. Dan Allah menyebutkan bahwa umat ini adalah sebaik-baik umat, yang telah dilahirkan demi umat manusia.
  • Firman Allah Subhanahu Wata’ala:

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imron: 110).

  • Dari Bahzi bin Hakim, dari bapaknya, bapaknya dari kakeknya; ia berkata: “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

((اَلاَ إِنَّكُمْ تُوْفُوْنَ سَبْعِيْنَ أُمَّةً أَنْتُمْ خَيْرُهَا وَأَكْرَمُهَا عَلىَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ))

“Ketahuilah bahwa sesungguhnya kalian akan menyamai tujupuluh umat, dan kalianlah umat yang terbaik dan termulia di sisi Allah ‘Azza wajalla  .” (Musnad Imam Ahmad bin Hambal).

 

  1. Da’wah kepada Allah dan menyampaikan agama ini, baik di belahan timur ataupun barat; adalah wajib bagi setiap muslim kepada seluruh manusia; sehingga kalimat Allah menjadi tinggi, dan agama semata-mata untuk Allah.
  • Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:

هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ   

“Katakanlah: Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS. Yusuf: 108).

  • Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalam surat Ali Imron: 138.

هَذَا بَيَانٌ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةٌ لِلْمُتَّقِينَ   

“(Al quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imron : 138).

  • Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam surat Ibrohim: 52,

هَذَا بَلَاغٌ لِلنَّاسِ وَلِيُنْذَرُوا بِهِ وَلِيَعْلَمُوا أَنَّمَا هُوَ إِلَهٌ وَاحِدٌ وَلِيَذَّكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ    

“(Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengannya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.” (QS. Ibarahim: 52).

 

  1. Dan Allah Subhanahu Wata’ala menyerukan kepada manusia untuk beribadah kepadaNya saja dan tidak menyekutukanNya (dalam beribadah), dan Dia menyerukan (kepada hambaNya) agar mereka mengetahui nama-namaNya yang Agung, sifat-sifat Nya yang Mulia dan pekerjaan-pekerjaan Nya. Dan Allah memuliakan kita dengan menyeru manusia kepada beribadah kepada Allah. Didalam Al Quran, ajakan pertama yang ditujukan bagi manusia adalah supaya mereka beriman kepada Allah saja dan tidak menyekutukan Nya, sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata’ala :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (21) الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ (22

“Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa. Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagi atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menumbuhkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 21-22).

 

  1. Dan Allah Subhanahu Wata’ala adalah Rabb seluruh alam, tidak ada bagi mereka Rabb selain dari Nya, sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata’ala :

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ  

“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al-Fatihah: 2).

 

  1. Dan Allah telah mengutus nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai Rasul untuk memberikan peringatan dan rahmat bagi semesta alam ini
  • Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam surat Al Furqan: 1

تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَى عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًا

“Maha Suci Allah yang telah menurunkan al furqan (al quran) kepada hamba Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam.” (QS. Al-Furqan: 1).

  • Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107).

 

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/5Fnds

About klikUK.com

Check Also

wpid-fb_img_15237576133111880934809.jpg

Hikmah bulan Shafar -5

15 Faidah Tentang Bulan Shafar (5) Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid 9. Tathayyur (merasa sial dengan ...