Home / Akidah Akhlaq / Ringkasan Fikih Islam : Orang yang Menjadi Kepercayaan Seorang Pemimpin

Ringkasan Fikih Islam : Orang yang Menjadi Kepercayaan Seorang Pemimpin

jabat-tangan

Orang yang Menjadi Kepercayaan dan Konsultan Seorang Pemimpin

 

عَنْ أَبِي سَعِيْدِ الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنَ النَّبِيِّ ِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ((ماَ بَعَثَ اللهُ مِنْ َنبِيٍّ وَلَا اسْتَخلَفَ مِنْ خَلِيْفَةٍ إِلاَّ كَانَتْ لَهُ بِطَانَتَانِ: بِطَانَةٌ تَأْمُرُ باِلْمَعْرُوْفِ وَتَحُضُّهُ عَلَيْهِ وَبِطَانَةٌ تَأْمُرُهُ بِالشَّرِّ وَتَحُضُّهُ عَلَيْهِ فَاْلمَعْصُوْمُ مَنْ عَصَمَ الله تَعَالىَ)) أخرجه البخاري

Dari Abi Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak seorang Nabi pun yang diutus oleh Allah dan tidak pula mengangkat seorang khalifah kecuali mereka memiliki dua macam orang kepercayaan: “Orang kepercayaannya yang menyuruhnya berbuat kebajikan serta mendorongnya untuk berbuat hal tersebut dan kepercayaan yang menyeruhnya untuk berbuat keburukan serta mendorongnya untuk tetap melakukannya, orang yang terjaga adalah orang yang tetap dijaga oleh Allah Ta’ala”.[1]

 

[1] HR. Bukhari no: 7198

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/cSb4o

About klikUK.com

Check Also

umbrellas_on_the_bench-t2

Ringkasan Fikih Islam : Larangan Memecah Belah Kaum Muslimin

Hukum Memecah Belah Kaum Muslimin yang Telah Bersepakat عَنْ عَرْفَجَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ ...