Home / Akidah Akhlaq / Ringkasan Fikih Islam : Larangan Memecah Belah Kaum Muslimin

Ringkasan Fikih Islam : Larangan Memecah Belah Kaum Muslimin

umbrellas_on_the_bench-t2

Hukum Memecah Belah Kaum Muslimin yang Telah Bersepakat

عَنْ عَرْفَجَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْل َاللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: ((مَنْ أَتَاكُمْ وَأَمْرُكمْ عَلىَ رَجُلٍ وَاحِدٍ يُرِيْدُ أَنْ يَشُقَّ عَصَاكُمْ أَوْ يُفَرِّقَ جَمَاعَتَكُمْ َفَاقْتُلُُوْهُ)) أخرجه مسلم

Dari Arfajah  radhiyallahu ‘anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  bersabda: “Apabila seseorang datang kepada kalian sementara kalian telah bersepakat (mengangkat) seseorang sebagai pemimpin kalian, dia datang guna memecah belah kekuatan kalian atau mencerai beraikan kesatuan kalian maka bunuhlah dia”. HR. Muslim[1]

 

[1] HR. Muslim no: 1852

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/oMBH2

About klikUK.com

Check Also

gencatan senjata

Ringkasan Fikih Islam : Hukum Membai’at Dua Pemimpin

Hukum Membai’at Dua Pemimpin عَنْ أَبِي سَعِيْدِ الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ...