Home / Akidah Akhlaq / Ringkasan Fikih Islam : Hukum Berdiri untuk Menyambut Orang yang Baru Datang

Ringkasan Fikih Islam : Hukum Berdiri untuk Menyambut Orang yang Baru Datang

lampu-pemimpin

Hukum Berdiri untuk Menyambut Orang yang Baru Datang

Boleh berdiri untuk menyambut seorang muslim yang datang sebagai penghormatan bagi dirinya atau untuk membantunya, boleh juga seseorang melangkah beberapa langkah untuk menyambutnya sebagai penghormatan baginya. Adapun beridiri untuk seseorang yang sedang duduk maka hal itu tidak diperbolehkan kecuali jika dilakukan untuk mengawasinya dan membangkitkan  amarah kaum musyirikin, sebagaimana yang lakukan oleh Mugiroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu pada saat dia bangkit beridiri mengawasi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sementara orang-orang kafir Quraisy mengirim utusan mereka pada masa perjanjian Hudaibiyah.

Perjanjian dengan ahlis zimmah menjadi batal sehingga darah dan hartanya halal apabila mereka menolak mengeluarkan upeti atau tidak tunduk dengan hukum Islam atau menganiaya seorang muslim dengan membunuhnya, atau menzinahinya, atau merampoknya atau mematai-mati kaum muslimin atau menyebut nama Allah, Rasulullah, kitab suci dan  syari’atNya dengan sebutan yang buruk.

Apabila perjanjian dengan ahlus zimmah sudah batal karena sebab yang telah disebutkan sebelumnya maka dia telah berubah menjadi orang kafir yang mesti diperangi, seorang pemimpin boleh memilih apakah orang itu dibunuh atau dijadikan sebagai budak atau membebaskan mereka tanpa pembayaran apapun atau membebaskan mereka dengan tebusan  tergantung pada kemaslahatan.

 

 

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/8j10Q

About klikUK.com

Check Also

lampu-pemimpin

Ringkasan Fikih Islam : Keutamaan Penguasa yang Adil dan Ancaman bagi Penguasa yang Zalim

Keutamaan Penguasa yang Adil dan Ancaman bagi Penguasa yang Zalim Firman Allah Subhanahu Wata’ala : ...