Home / Akidah Akhlaq / Ringkasan Fikih Islam : Gencatan Senjata

Ringkasan Fikih Islam : Gencatan Senjata

gencatan senjata

Gencatan Senjata (Aqdul Hudnah)

  • Hudnah adalah perjanjian yang dilakukan oleh seorang peminpin umat Islam atau wakilnya untuk tidak memerangi musuh dalam masa tertentu walaupun masanya lama, tergantung pada kebutuhan, hal ini mesti, dan boleh berdamai (dengan orang kafir) demi kemaslahatan, di mana boleh menunda berjihad karena adanya alasan, seperti adanya kelemahan di dalam tubuh kaum muslimin, sekalipun dengan mengeluarkan harta sebagai imbalan, boleh diadakan dengan ganti materi atau tanpa membayar imbalan.
  • Orang kafir mu’had mendapatkan sanksi atas tindakan kriminlnya terhadap seorang muslim dalam bentuk tebusan dengan harta, qishash dan pukulan dengan cambuk (jilid).
  • Wajib bagi seorang muslim menepati perjjanjian dan tidak boleh membatalkannya, kecuali jika pihak musuh membatalkan perjanjiannya, atau mereka tidak bertindak jujur dengan kita, atau adanya kekhawatiran jika terjadi pengkhianatan terhadap kaum muslimin maka dalam kondisi ini perjanjian menjadi batal, dan kita tidak diwajibkan bertahan dengan kondisi itu, maka jika kita khawatir dengan pengkhianatan mereka maka boleh memerangi  mereka setelah memberitahukan mereka tentang batalnya perjanjian tersebut.

Firman Allah Subhanahu wata’ala:

وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُولًا

Dan penuhilah janji; Sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya”.[1]

Dan firman Allah Subhanahu Wata’ala:

وَإِمَّا تَخَافَنَّ مِنْ قَوْمٍ خِيَانَةً فَانْبِذْ إِلَيْهِمْ عَلَى سَوَاءٍ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْخَائِنِينَ 

Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, Maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat”.[2]

 

[1] QS. Al-Isro’: 34

[2] QS. Al-Anfal: 58

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/rWC94

About klikUK.com

Check Also

menjaga

Ringkasan Fikih Islam : Perjanjian Memberikan Kemanan bagi Orang Kafir

Perjanjian Memberikan Kemanan bagi Orang Kafir Boleh bagi seorang muslim yang balig, berakal, dan diberikan ...