Home / Akidah Akhlaq / Mengingat Kematian : Ulama’ Salaf dalam Mengingat Kematian

Mengingat Kematian : Ulama’ Salaf dalam Mengingat Kematian

kematian dan salaf

Mengingat Kematian (4)

            Ulama’ Salaf dalam Mengingat Kematian

Para ulama’ terdahulu dari kalangan shahabat, tabi’i, dan tabi’ut tabi’in sangat memperhatikan dalam mengingat kematian. Sangat antusias dalam mengambil pelajaran darinya. Sangat mengharapkan husnul khatimah dan sangat khawatir dari su’ul khatimah.

Disebutkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa apabila ia melihat ada seseorang yang memikul jenazah, maka ia mengatakan, “Berangkatlah menuju kepada Rabbmu, sesungguhnya kami juga akan segera menyertaimu.”[1]

Dan Al A’masy berkata, “ Dahulu kami menghadiri jenazah, maka kami tidak tahu kepada siapa kami memberikan ta’ziah karena kesedihan telah meliputi semua orang.”[2]

 

[1] MinAkhlaqi as-Salaf, Ahmad Farid, Tahun 1412 H/1991 M, Dar al-Aqidah, al-Qahirah, Hlm. 26.

[2] Idem.

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/RHYeA

About klikUK.com

Check Also

gencatan senjata

Ringkasan Fikih Islam : Hukum Membai’at Dua Pemimpin

Hukum Membai’at Dua Pemimpin عَنْ أَبِي سَعِيْدِ الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ...