Home / Akidah Akhlaq / Mengingat Kematian : Manfaat Mengingat Kematian

Mengingat Kematian : Manfaat Mengingat Kematian

pohon mati

Mengingat Kematian (3)

          Manfaat Mengingat Kematian

Banyak manfaat yang akan didapatkan seseorang jika ia memperbanyak mengingat kematian, diantaranya adalah :

  • Mendorong untuk lebih mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. Demikian pula hal itu akan mengantarkannya untuk bersikap qana’ah (merasa cukup) terhadap perbendaharaan dunia. Karena ia memahami bahwa kehidupan akhirat adalah kehidupan yang kekal abadi, sedangkan kehidupan dunia adlaha kehidupan yang fana. Allah Shallallahu ‘alaihi wasallam berfirman :

وَالْآَخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى

                 Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. (QS. Al A’laa : 17).

  • Menjadikan seseorang merasa ringan dalam menghadapi musibah yang menimpanya. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits Abu Hurairah :

أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ : الْمَوْتَ , فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْهُ أَحَدٌ فِيْ ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلاَّ وَسَّعَهُ عَلَيْهِ, وَلاَ ذَكَرَهُ فِيْ سَعَةٍ إِلاَّ ضَيَّقَهَا عَلَيْهِ

“Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu sempit kehidupannya, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atasnya. Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu lapang (kehidupannya), kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atasnya.[1]

  • Mendorongnya untuk bersemangat dalam beribadah. Hal ini karena ia memahami bahwa adanya kehidupan dan kematian adalah untuk menguji siapakah yang lebih baik amalnya.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

             Dialah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. (QS. Al Mulk : 1).

Bersambung….InsyaAlloh……

 

[1] HR. ath-Thabarani dan al-Hakim. Lihat Shahih al-Jami’ as-Shaghir no. 1222, dan  Shohih at-Targhib, no. 3333.

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/kPeeR

About klikUK.com

Check Also

gencatan senjata

Ringkasan Fikih Islam : Hukum Membai’at Dua Pemimpin

Hukum Membai’at Dua Pemimpin عَنْ أَبِي سَعِيْدِ الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ...