Home / Akidah Akhlaq / Mendoakan Kebaikan Untuk Penguasa

Mendoakan Kebaikan Untuk Penguasa

lampu-pemimpin

Mendoakan penguasa.

Dari Abdu Shamad bin Yazid al Baghdady rahimahullah, beliau berkata : “Aku telah mendengar al-Fudhail bin ‘Iyaadh rahimahullah berkata : “Seandainya aku memiliki doa yang mustajab, niscaya tidaklah aku berikan doa tersebut kecuali untuk penguasa”.

Beliau ditanya, Bagaimana itu wahai Abu ‘Ali (Panggilan al-Fudhail bin ‘Iyaadh)..? Beliau menjawab : “Ketika Aku berikan doa itu hanya untuk diriku, maka (manfaatnya) hanya untuku. Tetapi ketika Aku berikan untuk penguasa, maka keshalihan penguasa adalah kebaikan buat rakyat dan Negara”.

Beliau ditanya lagi : “Bagaimana hal itu wahai Abu ‘Ali..? Jelaskanlah kepada kami !”. Beliau menjawab : “Adapun kebaikan Negara, maka bila rakyat aman dari kezhaliman penguasa, mereka bisa membangun yang rusak dan tinggal menetap di negeri tersebut. Sedangkan kebaikan rakyat, maka penguasa tersebut melihat kepada satu kaum yang bodoh sehingga menyatakan bahwa mencari nafkah telah menyibukkan mereka dari belajar al-Qur`an dan hal-hal yang bermanfaat untuk mereka. Kemudian sang penguasa tersebut mengumpulkan mereka lima puluh limapuluh sekitaran itu lebih dikit dan banyak. Berkata kepada orang tersebut, Silahkan ambil yang bermanfaat untukmu dan mengajarkan kepada mereka perkara agama. Lihatlah apa yang Allah keluarkan dari mulut mereka yang mensucikan bumi dan mengembalikanya kepada mereka. Beliau berkata, itulah kebaikan para rakyat dan Negara.

Kemudian Abdullah bin Mubaarak mencium dahinya dan berkata, wahai pengajar kebaikan tidak ada selainmu yang bisa seperti ini. (Hilyatul Auliya karya Abu Nu’aim  8/91)

Sumber : http://al-badr.net/muqolat/4514

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/75rkP

About klikUK.com

Check Also

wpid-fb_img_15237576133111880934809.jpg

Hikmah bulan Shafar -5

15 Faidah Tentang Bulan Shafar (5) Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid 9. Tathayyur (merasa sial dengan ...