Home / Akidah Akhlaq / Hukum Mencari Malam Asyura

Hukum Mencari Malam Asyura

Hukum Penyelidikan Malam ‘Asyura

Pertanyaan: Banyak kaum muslimin berpuasa hari ‘Asyura dan memperhatikan puasanya ini karena mendengar penjelasan para da’i yang memotivasi mereka agar melaksanakan puasa pada hari tersebut. Tetapi nmengapa orang-orang tidak dianjurkan untuk menyelidiki hilal bulan Muharam sehingga kaum muslimin mengetahuinya setelah disiarkan atau disebarkan info tersebut melalui media massa?

Jawaban: Hukum puasa ‘asyura adalah sunah karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya berpuasa ‘Asyura. Demikian juga sebelumnya Nabi Musa perpuasa sebagai wujud syukur kepada Allah Azza wa Jalla karena telah menyelamatkannya dan kaumnya, dan telah membinasakan Fir’aun dan kaumnya, maka Nabi Musa dan Bani Israil berpuasa sebagai wujud syukur kepada Allah Azza wa Jalla.

Kemudian Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa ‘Asyura sebagai wujud syukur kepada Allah Azza wa Jalla dan mengikuti Nabi Musa. Kaum jahiliyah-pun dahulu juga berpuasa ‘Asyura. Lalu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam menegaskan agar umat Islam melaksakannya.

Tatakala Allah mewajibkan puasa ramadhan, beliau bersabda: “Barangsiapa ingin berpuasa ‘asyura maka silahkan berpuasa dan barangsiapa ingin tidak berpuasa ‘Asyura maka tinggalkanlah.’’

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberitahu bahwa dengan puasa ‘Asyura, Allah menghapus dosa satu tahun yang telah berlalu.

Yang paling utama adalah berpuasa satu hari sebelumnya atau satu hari setelahnya untuk menyelisihi oarng Yahudi berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya!” dan dalam riwayat lain: “Berpuasalah sehari sebelumnya dan sehari setelahnya!”. Apabila berpuasa sehari sebelumnya atau satu hari setelahnya, atau puasa satu hari sebelumya dan satu hari setelahnya, yaitu berpuasa tiga hari maka semua amalan tersebut baik. Dan padanya terdapat unsur menyelisihi musuh Allah yaitu kaum Yahudi.

Adapun meneliti malam ‘Asyura maka ini bukanlah perkara yang harus dilaksanakan karena puasa ‘Asyura adalah puasa sunah bukan wajib sehingga tidak harus menyerukan untuk menyelidiki hilal karena orang mukmin kalau keliru puasa, yaitu puasa sehari setelahnya dan puasa sehari setelahnya maka tidak akan memudharatinya bahkan ia mendapat pahala yang besar. Sehingga tidak wajib menyelidiki masuknya awal bulan untuk tujuan tersebut karena puasa ‘Asyura hukumnya sunah.

حكم تحري ليلة عاشوراء
س: يصوم كثير من المسلمين يوم عاشوراء ويهتمون بصيامه نظرًا لما يسمعونه من الدعاة في الحث عليه والترغيب فيه، فلماذا لا يوجه الناس لتحري هلال محرم حتى يعرف المسلمون ذلك بعد إذاعته أو نشره في وسائل الإعلام؟
ج: صيام يوم عاشوراء سنة يستحب صيامه؛ صامه النبي صلى الله عليه وسلم وصامه الصحابة وصامه موسى قبل ذلك شكرًا لله عز وجل؛ ولأنه يوم نجى الله فيه موسى وقومه وأهلك فرعون وقومه فصامه موسى وبنو إسرائيل شكرًا لله عز وجل، ثم صامه النبي صلى الله عليه وسلم شكرًا لله عز وجل وتأسيًا بنبي الله موسى، وكان أهل الجاهلية يصومونه أيضًا، وأكده النبي صلى الله عليه وسلم على الأمة، فلما فرض الله رمضان قال: من شاء صامه ومن شاء تركه وأخبر عليه الصلاة والسلام أن صيامه يكفر الله به السنة التي قبله.

والأفضل أن يصام قبله يوم أو بعده يوم خلافًا لليهود ؛ لما ورد عنه عليه الصلاة والسلام: صوموا يومًا قبله أو يومًا بعده وفي لفظ: صوموا يومًا قبله ويومًا بعده فإذا صام يومًا قبله أو بعده يومًا أو صام اليوم الذي قبله واليوم الذي بعده أي صام ثلاثة أيام فكله طيب. وفيه مخالفة لأعداء الله اليهود . أما تحري ليلة عاشوراء فهذا أمر ليس باللازم؛ لأنه نافلة ليس بالفريضة. فلا يلزم الدعوة إلى تحري الهلال؛ لأن المؤمن لو أخطأه فصام بعده يومًا وقبله يومًا لا يضره ذلك، وهو على أجر عظيم. ولهذا لا يجب الاعتناء بدخول الشهر من أجل ذلك؛ لأنه نافلة فقط.

(Sumber : Asy-Syaikh Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Baaz, Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah, tahqiq Muhammad bin Sa’ad Asy-Syuwa’ir (Riyadh: Daarul Qasim Linnasyr, cet. Pertama, 1420 H), jilid 15 halaman 416.)

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/7zaHa

About klikUK.com

Check Also

wpid-fb_img_15237576133111880934809.jpg

Hikmah bulan Shafar -5

15 Faidah Tentang Bulan Shafar (5) Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid 9. Tathayyur (merasa sial dengan ...