Home / Fiqih / Hukum Khitan Bagi Wanita

Hukum Khitan Bagi Wanita

Pertanyaan 1 :

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ustadz, mau tanya ttg khitan pd perempuan yang saat ini sudah dilarang di Indonesia. Bagaimana solusinya? Dan sebenarnya bagaimana khitan yang baik dan benar menurut Islam? ​جَزَاك اللّهُ خَيْرًا

Jawaban ustadz Wasitho :

Ibu … yg smg dirahmati Allah, menurut pendapat yg kuat, bahwa hukum khitan bagi wanita adalah sunnah atau dianjurkan, tetapi tidak wajib seperti laki2.

Jika ada ahli khitan wanita yg profesional (berpengalaman), sebaiknya anak perempuan dikhitankan padanya. Dan lebih utama jika masih kecil.

Adapun peraturan pemerintah wajib ditaati jika tdk bertentangan dengan syariat Allah dan Rasul-Nya. Krn Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
(artinya), “tidak ada kewajiban taat kpd seorang makhluk pun dlm hal maksiat kpd Allah Sang Pencipta. Karena sesungguhnya ketaatan yg wajib itu hanya dlm hal2 yg ma’ruf saja (yakni yg tdk melanggar syariat Allah dan Rasul-Nya).”

Tapi jika di sekitar tempat tinggal kita tdk ada yg bisa mengkhitan wanita, atau ada tapi tidak ahli dan tidak berpengalaman, maka tidak dikhitan juga tdk apa2 dan tdk berdosa. Sebab jika anak perempuan dikhitan oleh yg bukan ahlinya, maka justru dikhawatirkan yg terjadi adalah mudhorot bagi anak perempuan tsb. Wallahu ta’ala a’lam bish-showab.

 

Pertanyaan 2 :

Afwan ustadz, mau tanya hukumnya khitan/disunnat pada seorang wanita dan pada seorang pria.

Jawaban ustadz Wasitho :

Menurut pendapat para ulama yg rojih/kuat yg dilandasi dengan hadits2 Nabi, bahwa hukum khitan bagi laki-laki adalah wajib, sedangkan hukum khitan bagi wanita adalah sunnah.
Jadi kalo ada laki2 muslim yg sudah baligh tapi tdk mau dikhitan maka dia berdosa karena telah meninggalkan kewajiban. Sedangkan jika ada wanita yg blm dikhitan dan sampai meninggal blm sempat dikhitan, ia tidaklah berdosa.
Wallahu a’lam bish-showab.

 

Pertanyaan 3 :

Afwan hadits yg lengkap biar jelas (ttg penjelasan khitan, -pent)

Jawaban ustadz Wasitho :

Utk lebih detail ttg penjelasan khitan, silakan buka dan baca artikelnya di link berikut :

http://abufawaz.wordpress.com/2010/01/10/hukum-khitan-bagi-wanita

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/2RbUs

About admin

Kholid bin Syamhudi bin Saman bin Sahal Al-Bantani, menimba ilmu di Universitas Islam Madinah Tahun 1994 dan lulus Tahun 1999 dari Fakultas Hadits. Kini banyak meluangkan waktunya dalam da’wah sunnah dan menterjemahkan kitab-kitab berbahasa arab ke dalam Bahasa Indonesia serta berperan serta dalam beberapa lembaga da’wah yang ada di tanah air.

Check Also

lian

Apakah Keluar Madzi Membatalkan Puasa ?

Apakah Keluar Madzi Membatalkan Puasa ? Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Ketika ...