Home / Akidah Akhlaq / Hikmah bulan Shafar -7

Hikmah bulan Shafar -7

15 Faidah Tentang Bulan Shafar (6)
Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid

11. Hari rabu terakhir dari bulan shafar seperti hari-hari lainnya sehingga tidak boleh mengkhususkannya dengan beribadah, berdo’a atau berdzikir sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian orang yang mereka yakini bahwa pada hari tersebut turun musibah besar yang tidak mengetahuinya kecuali hanya Allah saja dan barangsiapa bersedekah atau shalat pada hari itu maka Allah akan menjaganya dari musibah tersebut.

Di antara amalan khusus yang tidak ada dalilnya pada hari tersebut adalah shalat sunah pada waktu dhuha yang ia tidak shalat sunah tersebut kecuali pada hari itu saja dengan keyakinan akan menolak bala’ pada hari tersebut. Atau menulis beberapa ayat dan meletakkannya pada mangkok dan gelas serta bertabaruk dengannya untuk menghilangkan keburukan pada hari tersebut.
Semuanya ini merupakan bid’ah yang tidak ada asalnya dari syariar Islam dan merupakan keyakinan yang rusak serta keyakinan merasa sial yang tercela. (lihat fatwa lajnah daimah jilid 2 nomor 492 dan as-Sunan wal Mubtada’at karangan asy-Syuqairi halaman 137.)

12. Keyakinan akan mendapat kebaikan, kemenangan, taufik dan pertolongan pada bulan shafar. Ini meolak bidah dengan bidah juga karena bulan shafar bukanlah bulan kebaikan maupun bulan keburukan.

13. Sebagian orang menulis suatu pekerjaan atau surat dengan shafar yang penuh kebaikan, misalnya menulis: telah selesai (dikerjakan) pada tanggal 25 shafar yang penuh kebaikan. Ini termasuk menandingi bid’ah dengan bid’ah dan kebodohan dengan kebodohan karena shafar bukanlah bulan kebaikan dan bukan pula bulan keburukan.

Sebagian yang lain berkata bulan shafar yang penuh kebaikan agar optimis dan menepis apa yang ada dalam jiwanya berupa keyakinan pesimis (merasa sial) pada bulan itu. Semua ini merupakan kebodohan dan keyakinan yang batil. Oleh karena itu sebagian salaf mengingkari orang yang apabila mendengar burung hantu bersuara, ia berkata: akan baik insya Allah. Sebagain salaf melarang mengatakan akan baik atau akan buruk, karena burung hantu tersebut bersuara sebagaimana burung-burung lain juga bersuara. (lihat fatawa Ibnu al-Utsaimin jilid 2 halaman 113 dan al-qaul al-mufid jilid 1 halaman 567 serta mu’jam al-manahi al-lafdhiyah karangan Syaikh Abu Bakr bin Abdillah Abu Zaid rahimahullah halaman 133).

(Sumber:https://www.docdroid.net/wrGWXUL/5fayd-fy-shhr-sfr-mhmd-salh-almnjd.pdf#page=4).

(Sumber:https://www.docdroid.net/wrGWXUL/5fayd-fy-shhr-sfr-mhmd-salh-almnjd.pdf#page=4).

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/3wszO

About klikUK.com

Check Also

wpid-img_20181013_2111246080793074099251152.jpg

Hikmah bulan Shafar -4

15 Faidah Tentang Bulan Shafar (4) Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid 7. Bulan shafar seperti bulan-bulan ...