WordPress database error: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `co3r0qtl_options`

WordPress database error: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `co3r0qtl_options`

WordPress database error: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `co3r0qtl_options`

WordPress database error: [Got error 28 from storage engine]
SELECT t.*, tt.*, tr.object_id FROM co3r0qtl_terms AS t INNER JOIN co3r0qtl_term_taxonomy AS tt ON tt.term_id = t.term_id INNER JOIN co3r0qtl_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format') AND tr.object_id IN (11096) ORDER BY t.name ASC

Hadits Lemah : Keutamaan Surat al-Zalzalah | KlikUK.com
Home / Hadits Lemah : Keutamaan Surat al-Zalzalah

Hadits Lemah : Keutamaan Surat al-Zalzalah

Keutamaan Surat al-Zalzalah

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا زُلْزِلَتْ تَعْدِلُ نِصْفَ القُرْآنِ

Dari Ibnu Abbâs radhiyallahu ‘anhu beliau berkata: Rasûlullâh Shallallah ‘alaihi wa salam telah bersabda: Surat Al-Zalzalah setara dengan setengah al-Qur`ân.

Takhrîj Hadits.

Hadits ini dikeluarkan oleh At-Tirmidzi dalam Sunannya 2/147 dan Al-Hâkim dalam Al-Mustadrak 1/566 dari jalan periwayatan Yamân bin Al-Mughirah Al-‘Anazi dari ‘Atha’ bin Abi Rabbâh dari Ibnu Abbâs radhiyallahu ‘anhu secara marfu’.

Imam At-Tirmidzi rahimahullah menghukumi hadits ini sebagai hadits lemah dengan menyatakan: Hadits gharîb, tidak kami mengetahuinya kecuali dari haditsYamân bin Al-Mughirah.

Yamân bin Al-Mughirah Al-‘Anazi seorang perawi yang lemah. Imam Al-Bukhâri rahimahullah dan Abu Hâtimar-Râzi rahimahullah menyatakan bahwa ia seorang mungkarul hadits. Ungkapan imam Al-Bukhâri “Mungkarul Hadits” menunjukkan sangat terlalu kelemahannya. (lihat Silsilah Ahâditsad-Dha’îfah3/514).

Demikian juga Ibnu Hibbân rahimahullah menyatakan: Sangat mungkar sekali (Mungkarul hadits Jiddan), Dia meriwayatkan hadits-hadits mungkar yang tidak ada asalnya sehingga berhak ditinggalkan (Tahdzîb At-Tahdzîb 4/452). An-Nasâ’i menyatakan: Tidak tsiqah (Laisabits-Tsiqah).

Yamân dalam meriwayatkan hadits ini bersendirian tidak diikuti oleh para murid Atha’ yang lainnya. Dengan demikian bersendiriannya Yamân ini tidak bisa diterima sehingga haditsnya dihukumi hadits mungkar.

Oleh karena itu Syaikh Al-Albâni rahimahullah menghukumi hadits ini dengan hadits mungkar dalam silsilah Adh-Dha’ifah no 1342 (3/514).

Pernyataan mayoritas ulama melemahkan hadits ini dengan sebab Yaman bin Al-Mughirah. Diantara ulama yang melemahkan hadits ini adalah:

  1. imam At-Tirmidzi rahimahullah
  2. Ibnu Abdilbarr rahimahullah dalam At-Tamhîd
  3. Ibnu Hajar rahimahullah dalam Fathul Bâri 8/687,
  4. Adz-Dzahabi rahimahullah dalam Talkhîshal-Mustadrak
  5. Al-Munâwi rahimahullah dalam FaidhulQadîr 1/367
  6. Asy-Syaukâni rahimahullah dalam Al-Fathur-Rabani 12/5930 dan
  7. Al-Albani rahimahullah .

Hadits ini juga diriwayatkan dari hadits Anas bin Mâlik radhiyallah ‘anhu secara marfu’ dengan redaksi yang serupa dengan riwayat Ibnu Abbâs radhiyallahu ‘anhu dengan redaksi:

مَنْ قَرَأَ إِذَا زُلزِلَتْ عُدِلَتْ لَهُ بِنِصْفِ القُرْآنِ

Siapa yang membaca surat Al-Zalzalah disetarakan dengan setengah Al-Qur`ân.

Hadits ini dikeluarkan oleh At-Tirmidzi rahimahullah dalam sunannya 2/146 dan Al-‘Uqailit dalam Adh-Dhu’afa` hlm 89 dari Al-Hasan bin Saalim bin Shaalihal-‘Ijli dari Tsabital-Bunaani rahimahullah dari Anas radhiyallahu ‘anhu secara marfu’.

imam At-Tirmidzi rahimahullah berkata setelah menyampaikan hadits ini: Hadits Gharib. Kami tidak mengenalnya kecuali dari hadits Syaikh ini Al-Hasan bin Salim.

Hadits ini lemah karena adanya Al-Hasan Al’Ijli seorang yang majhul (tidak dikenal) yang dilemahkan para ulama. Sehingga pernyataan para ulama sepakat melemahkan hadits ini. Diantara mereka adalah:

  1. Al-Uqaili rahimahullah berkata : Al-Hasan ini Majhul dan haditsnya tidak benar (adh-Dhu’afahlm 89)
  2. Ad-Zahabi rahimahullah berkata: Hampir tidak dikenal dan haditsnya mungkar (lihat Mizaanal-I’tidal 1/523).
  3. Al-Baihâqi rahimahullah dalam SyuabulÎmân 2/497
  4. Al-Albâni rahimahullah dalam silsilah A Hâdits Adh-Dha’îfah

Demikian juga ada pendukung hadits ini dari hadits Abu Hurairoh radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى الله عليه وسلم قَالَ : ( مَنْ قَرَأَ إِذَا زُلزِلَتْ فِيْ لَيْلَةٍ كَانَتْ لَهُ بِعَدْل ِنِصْفِ القُرْآنِ )

Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: Siapa yang membaca surat Al-Zalzalah pada satu malam, Bacaannya itu setara dengan setengah Al-Qur`ân.

Hadits ini di keluarkan oleh Ibnu As-Sunni rahimahullah dalam Amal Al-Yaumwal Laila no. 691 dan Abu Umayyah Ath-Thurthusi rahimahullah dalam Musnad Abu Hurairah 2/195 dengan sanad yang sangat lemah, karena ada ‘Isa bin Maimuunal-Madani yang dilemahkan sejumlah ulama.

Imam Ibnu Hajar rahimahullah berkata: Pada sanadnya ada perawi yang sangat lemah sekali (Natâ`ijal-Afkâr 3/268). Sedangkan Syaikh Al-Albâni rahimahullah berkata: Sanadnya lemah sekali ‘Isa bin maimuun tampaknya adalah Al-Madani yang dikenal dengan Al-Wasithi yang dilemahkan sejumlah ulama sampai Abu Hâtimal-Râzi rahimahullah dan lainnya menyatakan: Dia seorang yang ditinggal haditsnya (Matrûkul Hadits), sedangkan Abu Umaiyah sendiri adalah perawi shadûq seperti dijelaskan Ibnu Hajar rahimahullah dan hadits ini tidak bisa menjadi penguat. (lihat Silsilah A Hadits Adh-Dhaifah no. 1342).

Jelaslah, hadits tentang keutamaan surat Al-Zalzalah yang setara dengan setengah Al-Qur`ân adalah hadits yang lemah yang tidak bisa dijadikan hujjah dalam menentukan keutamaan tersebut. Demikian juga tidak boleh menisbatkan keutamaan ini kepada Rasûlullâh Shallallah ‘alaihi wa salam dan tidak boleh berkeyakinan mendapatkan pahala dan balasan setengah Al-Qur`ân ketika membaca surat Al-Zalzalah.

firman Allah Surat Al-Zalzalah adalah:

zalzalaha

Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya:”Mengapa bumi (jadi begini)”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Rabbmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. (QS. al-Zalzalah/99:1-8)

 Wabillahittaufiq.

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/ddclf

About klikUK.com

Check Also

halal haram fik

Daging Anjing Halal ?

Seiring dengan tingkat kemajuan dan meningkatkan kebutuhan manusia terhadap segala sesuatu, maka banyak pula usaha ...