Home / Brankas / Hadits Ke 14 : Lalat Tidak Menjadikan Najis Pada Air Walaupun Mati

Hadits Ke 14 : Lalat Tidak Menjadikan Najis Pada Air Walaupun Mati

fly-in-waterLalat Tidak Menjadikan Najis Pada Air Walaupun Mati

Imam Ibnu Hajar rahimahullah menyatakan:

14 ? Bryan Bulaga Kids Jersey ???? ??? ?????????? ?????? ????? ?????? ?????: ????? ??????? ????? ?????? ????? ???????? ?????????: «???? ?????? ?????????? ??? ??????? ?????????? ??????????????? ????? ????????????? ?????? ??? ????? ??????????? ?????? ????? ??????? ???????». ????????? ?????????????. ??????? ???????? ???????: «???????? ???????? ??????????? ??????? ????? ????????».

Terjemah Hadits Mike Daniels Youth Jersey :

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu ia Demetri Goodson Kids Jersey berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apabila lalat jatuh pada minuman kamu maka hendaklah ia celupkan lalat itu, lalu keluarkan dan buanglah lalat tersebut, karena pada salah satu sayapnya ada penyakit dan pada sayap yang lainnya ada penawarnya (obat).” Diriwayatkan oleh Bukhari dan Abu Dawud.

Dan Abu Dawud menambahkan: “Bahwasanya lalat itu selalu menjaga dirinya dengan sayapnya yang ada penyakitnya.”

 

Takhrijul Hadits:

Hadits ini dikeluarkan oleh Bukhari (No.3320. 5782) dari jalan ‘Utbah bin Muslim Maula bani Tamim dari Ubaid bin Hunain Maula Bani Zuraiq dari Abu Hurairoh Radhiyallahu ‘anhu secara marfu’, dengan lafazh:

????? ?????? ?????????? ???? ??????? ?????????? ?????????????? ??????? ????? ????????????? ??????? ???? ??????? ??????????? ????? ?????? ??????? ???????

“Apabila lalat hinggap di bejana salah seorang dari kamu, maka hendaklah ia celupkan semuanya kemudian hendaklah ia membuangnya, karena sesungguhnya pada salah satu dari kedua sayapnya terdapat penyakit, sedangkan pada sayap yang lain terdapat obatnya.”

 

Adapun riwayat Abu Dawud (No.: 3844) dari jalur periwayatan Muhammad bin ‘Ajlaan dari Sa’id bin Abi Sa’id al-Maqburi dari Abu Hurairoh Radhiyallahu ‘anhu secara marfu’ dengan lafazh:

????? ?????? ?????????? ???? ??????? ?????????? ?????????????? ??????? ???? ?????? ??????????? ????? ?????? ??????? ??????? ????????? ????????? ????????????? ???????? ?????? ???????? ?????????????? ???????.

“Apabila lalat hinggap di bejana salah seorang dari kamu, maka hendaklah kamu mencelupkannya, karena sesungguhnya pada salah satu dari kedua sayapnya terdapat penyakit, sedangkan pada sayap(nya) yang lain terdapat obat (penawarnya). Dan sesungguhnya ia menjaga dirinya dengan sayapnya yang ada penyakitnya, maka celupkanlah semuanya.”

 

Sanad hadits riwayat Abu Dawud ini dihukumi hasan,  karena Muhammad bin Ajlan yang ada di sanad hadits ini seorang rawi yang derajat haditsnya hasan.

Ada juga riwayat dari sahabat Abu Sa’id al-Khudri yang dikeluarkan oleh imam Ahmad dalam al-Musnad 18/186, ibnu Maajah 3504 dengan sanad shahih lighairihi. Juga ada dari hadits Anas bin Maalik yang dikeluarkan oleh al-Bazzaar (1/615 (Mukhtashar Zawaaid)), perawinya perawi shahih.

Tambahan ini dishahihkan imam Ibnu Hibban dalam Shahihnya dan dinilai hasan oleh Syeikh al-Albani dalam Silsilah ash-Shahihah no. 38.

Imam an-Nawawi dalam kitab al-Khulashah 1/67 menyatakan: Hadits ini diriwayatkan imam al-bukhari dan Abu Dawud menambahkan dengan sanad yang hasan bahwa lalat melindungi dirinya dengan sayapnya yang berisi racun penyakit.

Dengan demikian hadits ini shahih dan hadits yang ada tambahan lafazh diatas dihukumi hasan yang tidak jauh dari derajat shahih.

Syarah Kosa kata:

(???? ?????? ??????????) : apabilajatuh lalat.

(??? ??????? ??????????); Minuman disini meliputi air dan semua benda cair seperti susu dan lainnya.

(??????????????) mencelupkannya pada makanan atau minuman. Perintah untuk mencelupkan ini untuk mengeluarkan obat sebagaimana telah keluar bibit penyakit tersebut. Disini Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membunuh bibit penyakit tersebut dengan obat yang ada disayap lainnya dengan mencelupkan seluruhnya. Maka dzat yang mengandung bibit penyakit tersebut dilawan dengan dzat yang bermanfaat sehingga hilang bahayanya –dengan izin Allah Ta’ala-. Inilah yang disampaikan ibnul Qayyim dan ibnu Hajar serta penemuan dan penelitian medis modern.

(???????????) artinya kedua sayapnya. Tidak ada satu riwayatpun yang menjelaskan sayap yang berisi obat penawar, namun melalui penelitian terhadap lalat, didapatkan lalat melindungi dirinya dengan sayap sebelah kiri, sehingga diperkirakan yang berisi obat adalah yang sebelah kanan. Hal ini disampaikan ibnu Hajar dalam fathul bari 10/251. Wallahu a’lam.

 Makna Hadits.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam memberikan petunjuk kepada kita tentang hukum apabila seekor lalat hinggap di atas air minum; karena tabiat manusia memandangnya jijik, karena kotornya lalat tersebut. Hal Reggie White Jersey ini karena tabiat kehidupan lalat berada diantara kotoran-kotoran, kemudian datang dan jatuh di air minum. Lalu bagaimana kita bersikap? Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab apabila terjadi demikian dan kita masih ingin menjaga minuman dan memanfaatkannya, maka kita celupkan lalat tersebut kedalam air minum tersebut. Lalat tersebut walaupun sudah jatuh ke air ia hanya ada dipermukaan dan tidak tenggelam ke dalam air, karena lalat ringan. Lalat dicelupkan hingga semua anggota tubuh lalat tersebut terkena air dan basah kemudian dibuang lalatnya. Lalu Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan alasannya yaitu pada salah satu sayap lalat terkandung Vince Biegel Authentic Jersey penyakit dan di sayap yang lainnya ada penawarnya. Sehingga dengan tercelupkan semua bisa hilang racun dan penyakit yang dibawa salah satu sayapnya tersebut.

 Fiqih Hadits:

  1. Kaidah: “Hukum asal segala suatu benda atau zat itu suci sampai datang dalil shahih yang menegaskan najisnya.” Apabila tidak ada dalil maka ia tetap pada hukum asalnya yaitu suci.
  2. Bolehnya membunuh lalat dan lain-lain yang membahayakan dan kotor seperti nyamuk.
  3. Kesucian lalat dalam keadaan hidup ataupun setelah menjadi bangkai. Bangkainya tidak menajisi benda T.J. Watt Authentic Jersey cair atau padat yang disentuhnya.
  4. Disunnahkan untuk mencelupkannya seluruhnya apabila jatuh di benda cair  kemudian mengambil dan mengeluarkannya serta tetap memanfaatkan benda cair tersebut setelahnya. (Taudhih al-Ahkam 1/148)
  5. Apabila terkena benda padat maka dibuang yang terkena lalat tersebut dan sekitarnya, karena tidak Frank Clark Youth Jersey menyebarnya bibit penyakit tersebut ke bagian lain dari benda tersebut. (Taudhih al-Ahkam 1/148)
  6. Disyariatkannya berobat dari penyakit bukan hanya tawakkal semata. Akan tetapi berobatlah kemudian bertawakkal lah kepada Allah Subhanahu wata’ala.
  7. Allah yang menciptakan penyakit dan menurunkan penyakit dan obatnya.
  8. Penyakit dan obatnya Allah Ta’ala turunkan secara bersamaan.
  9. Setiap penyakit itu ada obatnya.
  10. Allah Ta’ala lah yang menyembuhkan penyakit.
  11. Seseorang harus menjalani sebab-sebab yang syar’i yang Allah Subhanahu wata’ala telah tentukan dengan tidak menghilangkan Rocky Bleier Youth Jersey tawakkal. Seperti berobat ketika sakit dengan obat dan cara pengobatan yang dibenarkan oleh syara’.
  12. Taqdir wajib ditolak atau dilawan dengan taqdir juga. Penyakit adalah taqdir, maka lawanlah dengan taqdir juga yaitu berobat. Karena penyakit dan obatnya Allah Ta’ala yang menurunkan keduanya kepada manusia. Seperti lapar dan haus adalah taqdir, maka lawanlah dengan Alejandro Villanueva Womens Jersey taqdir juga yaitu makan dan minum! (Jawaabul Kaafi hal 26-32 oleh Imam Ibnu Qayyim.)
  13. Mu’jizat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai salah satu bukti atau tanda dari tanda-tanda kenabian dan kerasulan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dimana beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menceritakan kepada kita bahwa pada kedua sayap lalat terdapat penyakit dan obatnya (penawarnya). Hal ini terbuktikan secara medis modern dengan Chaz Green Youth Jersey munculnya penemuan-penemuan dan hasil penelitian mereka yang menetapkan adanya dzat-dzat berbahaya pada salah satu sayapnya dan pada sayap lainnya didapatkan penawarnya.
  14. Kaidah: “Yang menjadi asas di dalam Islam adalah wahyu (Al Qur’an dan Sunnah), sedangkan akal mengikutinya atau sebagai pembantunya bukan sebaliknya.
  15. Tidak semua yang dianggap kotor dan menjijikan oleh tabiat orang adalah terlarang dan jijik menurut syariat. Sehingga ukuran haram dan halal adalah wahyu.
  16. Para ulama menganalogikan kesucian lalat pada semua hewan yang tidak memiliki darah yang mengalir seperti serangga . Ibnu al-Mundzir berkata:

(??? ???? ??? ?????: ?? ???? ????? ???? ?????? ????????? ???????? ???: ??? ???? ??? ?????? ??? ??? ???? ???????)

Umumnya ulama berpendapat bahwa air tidak rusak dengan sebab kematian lalat, dan sejenisnya. Beliau berkata: Saya tidak mengetahui adanya perbedaan pada masalah ini kecuali satu dari dua pendapat imam asy-Syafi’i.

Sedangkan an-Nawawi mengomentari pernyataan imam Ibnu Mundzir ini dengan menyatakan:

 (??????? ?? ?????? ??????? ??????? ?????? ?????? ???? ????????)

Yang shahih menurut pendapat seluruh ulama adalah suci karena hadits ini dan karena berkenaan dengan umumnya manusia serta sulitnya menghindari hal tersebut.

bersambung…

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/qNmES

About admin

Kholid bin Syamhudi bin Saman bin Sahal Al-Bantani, menimba ilmu di Universitas Islam Madinah Tahun 1994 dan lulus Tahun 1999 dari Fakultas Hadits. Kini banyak meluangkan waktunya dalam da’wah sunnah dan menterjemahkan kitab-kitab berbahasa arab ke dalam Bahasa Indonesia serta berperan serta dalam beberapa lembaga da’wah yang ada di tanah air.

Check Also

ADZAN

Fatwa : Hukum Sholat dengan Pakaian Isbal

Hukum Sholat dengan Richard Rodgers Womens Jersey Pakaian Isbal Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Sholih Al ...