Home / Brankas / Fikih Puasa : Hukum Do’a Qunut pada Shalat Witir

Fikih Puasa : Hukum Do’a Qunut pada Shalat Witir

golden_autumn_leaves-t2

Hukum Do’a Qunut pada Shalat Witir

Pertanyaan ke-222 :

Apakah hukum do’a qunut pada shalat witir setelah bangkit dari ruku’, dan setelah bangkit dari ruku’ pada rakaat kedua shalat shubuh, serta manakah di antara keduanya yang lebih utama ?

 

Jawab :

Adapun qunut pada shalat witir maka hukumnya sunnah, yaitu membaca do’a setelah bangkit dari ruku’. Namun tidak selayaknya terus-menerus mengerjakannya, tetapi terkadang dikerjakan dan terkadang ditinggalkan. Adapun membaca do’a qunut setelah bangkit dari ruku’ pada shalat shubuh, maka menurut jumhur ulama’ hal itu tidak boleh dikerjakan kecuali ketika kaum muslimin mendapatkan musibah. Apabila kaum muslimin tertimpa musibah maka disyari’atkan bagi imam-imam masjid untuk berdo’a qunut pada shalat lima waktu, dengan berdo’a kepada Allah ‘Azza wa Jalla supaya Allah menghilangkan musibah tersebut dari kaum muslimin.

Adapun di selain keadaan tersebut, maka tidak disyari’atkan berdo’a qunut pada shalat shubuh menurut jumhur ulama’ karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak mengerjakannya terus-menerus, demikian pula para khalifah setelah beliau radhiyallahu ‘anhum. Adapun hadits yang menjelaskan bahwa beliau berdo’a qunut pada shalat shubuh sampai meninggalkan dunia maka hadits tersebut diperbincangkan tentang keabsahannya, dan tidak sah untuk dijadikan dalil. Lihatlah penjelasan tentang hal ini pada perkataan Imam Ibnul Qayyim dalam kitab Zadul Ma’ad.[1]

 

(Diterjemahkan dari : Al Muntaqa min Fatawa Fadhilati Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan, Maktabah Al Furqon, Cetakan ke-2, 1426 H/2005 M, Hlm. 179)

 

[1] Zadul Ma’ad (1/271-285)

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/TdwKb

About Team KlikUK

Check Also

msjid mati lampu

Fatwa : Haruskah Mengulangi Adzan Jika Listrik Mati ?

Haruskah Mengulangi Adzan Jika Listrik Mati ? Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ...