Home / Akidah Akhlaq / Fatwa Ramadhan : Hukum Mengikuti Astronom dalam Menetapkan Puasa

Fatwa Ramadhan : Hukum Mengikuti Astronom dalam Menetapkan Puasa

Hukum Mengikuti Astronom dalam Ibadah kepada Allah

Pertanyaan:

Apakah boleh mengikuti para astronom dalam ibadah kepada Allah seperti puasa dan selainnya?

Jawaban:

Tidak boleh mengikuti mereka dalam perkara tersebut. Akan tetapi, wajib berpegang teguh dengan melihat hilal berdasarkan hadits shahih:

صوموا لرؤيته، وأفطروا لرؤيته، فإن غم عليكم فأكملوا شعبان ثلاثين يومًا

“Berpuasalah karena kalian melihat hilal dan berbukalah karena melihatnya. Apabila pandangan kalian terhalang awan, maka genapkanlah bulan sya’ban menjadi 30 hari.”

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa
Ketua : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Wakil Ketua : Abdurrazaq ‘Afifi
Anggota : Abdullah bin Ghudayan
Anggota : Abdullah bin Quud

س5: هل يجوز الاقتداء بالمنجمين في عبادة الله كالصوم وغيره؟

ج5: لا يجوز الاقتداء بهم في ذلك بل الواجب أن يعتمد على رؤية الهلال للحديث الصحيح: صوموا لرؤيته، وأفطروا لرؤيته، فإن غم عليكم فأكملوا شعبان ثلاثين يومًا .

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

الرئيس نائب رئيس اللجنة عضو عضو

عبد الله بن قعود عبد الله بن غديان عبد الرزاق عفيفي عبد العزيز بن عبد الله بن باز
(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ jilid 10 tentang zakat dan puasa yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy).

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/A5Ihh

About klikUK.com

Check Also

Khilafah Islamiyah

10 Hal Penting di Bulan Muharram -4

10 Permasalahan Penting dan Ringkas Seputar Bulan Allah Muharam (4) 7. Hari yang paling afdhal ...