Home / Akidah Akhlaq / Fatwa Ramadhan : Hukum Istinja’ dll

Fatwa Ramadhan : Hukum Istinja’ dll

Hukum Memasukkan Jari ke Kemaluan untuk Istinja’

Pertanyaan kelima dari fatwa nomor 9881

Pertanyaan:

Apabila seorang wanita memasukkan jarinya ke dalam kemaluannya untuk istinja’, mengolesikan sale, memasukkan obat/tablet, untuk pemeriksaan penyakit wanita yang mengharuskan dokter perempuan memasukkan tangannya atau alat pemeriksaan (ke dalam kemaluanya). Apakah wanita tersebut wajib mandi? Apabila ini terjadi pada siang bulan ramadhan, apakah ia berbuka dan wajib mengqadhanya?

Jawaban:

Apabila terjadi apa yang disebutkan maka tidak wajib mandi janabah dan tidak merusak puasanya (tidak batal).

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa
Ketua : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Wakil Ketua : Abdurrazaq ‘Afifi
Anggota : Abdullah bin Ghudayan

السؤال الخامس من الفتوى رقم 9881

س5: إذا أدخلت المرأة أصبعها للاستنجاء في الفرج، أو لإدخال مرهم أو قرص لعلاج أو بعد كشف أمراض النساء حيث تدخل الطبيبة يدها أو جهاز الكشف، هل يجب على المرأة الغسل؟ وإن كان هذا في نهار رمضان هل تفطر ويجب عليها القضاء؟

ج5: إذا حصل ما ذكر فلا يجب غسل جنابة ولا يفسد به الصوم

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضو نائب رئيس اللجنة الرئيس

عبدالله بن غديان عبد الرزاق عفيفي عبد العزيز بن عبد الله بن باز

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ jilid 10 tentang zakat dan puasa yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy).

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/ZA7Iz

About klikUK.com

Check Also

wpid-img_20180605_2123548233503940939453834.jpg

Fatwa Ramadhan : Sakit TBC Sehingga Tidak Mampu Puasa

Hukum Orang Sakit TBC yang Tidak Mampu Berpuasa Pertanyaan pertama dari fatwa nomor 1528 Pertanyaan: ...