Home / Akidah Akhlaq / Fatwa Ramadhan : Bagaimana Menetapkan Awal Bulan Ramadhan

Fatwa Ramadhan : Bagaimana Menetapkan Awal Bulan Ramadhan

Cara Menetapkan Awal Setiap Bulan Qamariyah

Fatwa nomor: 2031

Pertanyaan:

Bagaimana cara menetapkan awal setiap bulan qamariyah?

Jawaban:

Hadits-hadits shahih dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam menunjukkan bahwa ketika ada satu orang yang terpercaya melihat hilal setelah matahari tenggelam pada malam tiga puluh dari bulan Sya’ban atau beberapa orang terpercaya melihatnya pada malam tiga puluh dari bulan Ramadhan maka ru’yahnya dianggap/diterima.

Dengan ru’yah tersebut diketahui bahwa awal bulan, tidak perlu mempertimbangkan lama bulan yang terlihat setelah matahari tenggelam, entah terlihat selama dua puluh detik atau lebih/kurang darinya. Hal ini karena tidak ada dalam hadits shahih yang menunjukkan pembatasan beberapa detik tertentu untuk tenggelamnya bulan setelah tenggelamnya matahari. Apa yang kami sebutkan ini telah disepakati oleh dewan ulama’ besar di kerajaan Arab Saudi.

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa
Ketua : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Wakil Ketua : Abdurrazaq ‘Afifi
Anggota : Abdullah bin Ghudayan
Anggota : Abdullah bin Quud

الفتوى رقم 2031

س: ماهي الطريقة التي يثبت بها أول كل شهر قمري؟

ج: دلت الأحاديث الصحيحة عن النبي  على أن الهلال متى رآه ثقة بعد غروب الشمس في ليلة الثلاثين من شعبان أو ثقات ليلة الثلاثين من رمضان فإن الرؤية تكون معتبرة، ويعرف بها أول الشهر من غير حاجة إلى اعتبار المدة التي يمكثها القمر بعد غروب الشمس، سواء كانت عشرين دقيقة أم أقل أو أكثر؛ لأنه ليس هناك في الأحاديث الصحيحة مايدل على التحديد بدقائق معينة لغروب القمر بعد غروب الشمس. وقد وافق مجلس هيئة كبار العلماء بالمملكة على ماذكرنا.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم .

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضو عضو نائب رئيس اللجنة الرئيس

عبدالله بن قعود عبدالله بن غديان عبدالرزاق عفيفي عبدالعزيز بن عبدالله بن باز

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ jilid 5 tentang Zakat dan Puasa yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqi’u ad-durar as-saniyah).

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/sH5Ix

About klikUK.com

Check Also

Khilafah Islamiyah

10 Hal Penting di Bulan Muharram -4

10 Permasalahan Penting dan Ringkas Seputar Bulan Allah Muharam (4) 7. Hari yang paling afdhal ...