Home / Akidah Akhlaq / Fatwa Ramadhan : Bagaimana Jika Punya Sakit Asma di bulan Ramadhan

Fatwa Ramadhan : Bagaimana Jika Punya Sakit Asma di bulan Ramadhan

Kakek Lanjut Usia Menderita Sakit Asma di Bulan Ramadhan

Fatwa nomor 4811
Pertanyaan:

Saya laki-laki berusia sangat tua yaitu mendekati tujuh puluh tahun. Saya menderita sakit asma dan tekanan darah tinggi. Saya mampu berpuasa sampai tahun kemarin. Kelemahan fisikku mengharuskanku untuk berbuka selama enam belas hari. Waktu itu saya berniat untuk mengqadhanya ketika saya sudah sembuh. Akan tetapi sampai sekarang saya belum mampu mengqadhanya dan saya kawatir masuk bulan ramadhan berikutnya sedangkan saya masih dalam kondisi lemah.

Oleh karena itu saya mohon dijelaskan pandangan syariat yang tepat tentang fidyah atas puasa yang telah saya tinggalkan dan yang akan datang? Fidyah ini berupa memberi makan kepada orang-orang miskin, apabila harus demikian maka berapa ukurannya untuk tiap satu orang miskin? Apabila sekarang tidak ditemukan orang-orang faqir yang akan menerima sedekah tersebut, apakah boleh mengeluarkan uang sebagai ganti makanan? Apabila sah, berapa nominalnya? Apakah fidyah itu dibagi harian atau sampai akhir bulan dikumpulkan jadi satu kali pemberian?

Jawaban:

Apabila keadaan seperti yang disebutkan bahwa usia anda mendekati 70 tahun dan menderita sakit asma dan tekanan darah tinggi dalam usia ini, dan anda berbuka enam belas hari pada puasa ramadhan kemarin dan hingga sekarang anda masih lemah untuk mengqadha puasa tersebut maka tidak wajib bagi anda mengqadha dan anda diberi keringanan berbuka selama anda masih dalam kondisi lemah seperti itu. Sebagai gantinya anda wajib memberi makan satu orang miskin tiap satu hari yang anda berbuka puasa padanya. Anda boleh memberikan fidyah tersebut dengan dikumpulkan jadi satu dan boleh juga diberikan terpisah-pisah. Hal ini berdasarkan firman-Nya Ta’ala:

وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ

“Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan” tidak mencukupimu memberi uang sebagai ganti memberi makan. Ukuran fidyah yang anda berikan setiap harinya adalah setengah sha’ gandum atau kurma atau makanan pokok lainnya di negara anda.

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa
Ketua : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Wakil Ketua : Abdurrazaq ‘Afifi
Anggota : Abdullah bin Ghudayan
Anggota : Abdullah bin Quud

الفتوى رقم 4811
س: أنا رجل طاعن في السن أبلغ من العمر قرابة التسعين ومصاب بمرض الربو والضغط وكنت أستطيع الصيام حتى العام الماضي، فقد أجبرني العجز على إفطار ستة عشر يوماً، وكنت أنوي قضاءها عند شفائي، ولكني حتى الآن عاجز عن قضائها وأخشى أن يدخل شهر رمضان وأنا لازلت عاجزاً. لذا أرجو إبلاغي بما يراه الشرع مناسباً في الفدية لما مضى وماسيأتي؟ و بالنسبة للفدية وهي إطعام المساكين إذا كان ذلك لازما ماهو القدر في إطعام المسكين الواحد؟ وإذا كان الآن لايوجد فقراء يتقبلون الصدقة فهل يجوز إخراج فلوس بدلاً من الطعام؟ وما مقدارها إذا كانت صحيحة؟ وهل توزع يومياً أم تجمع حتى نهاية الشهر؟
ج: إذا كان الواقع ماذكر من بلوغك قرابة تسعين منه ووجود مرض الربو والضغط معك في هذا السن، وأنك أفطرت من رمضان الماضي ستة عشر يوماً ولا زلت عاجزا عن القضاء فإنه لايلزمك القضاء ويرخص لك في الإفطار مادمت على حالك من العجز، وعليك عن كل يوم أفطرته إطعام مسكين، ولك أن تخرجها مجموعة، ولك أن توزعها متفرقة؛ لقوله تعالى: {وماجعل عليكم في الدين من حرج}( )، ولا يجزئك إعطاء النقود بدلا من الإطعام. ومقدار مايدفع عن كل يوم نصف صاع من بر أو تمر أوشعير أو نحوها من قوت البلد.
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
الرئيس نائب رئيس اللجنة عضو عضو
عبد الله بن قعود عبد الله بن غديان عبد الرزاق عفيفي عبد العزيز بن عبد الله بن باز
(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ jilid 10 tentang zakat dan puasa yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy).

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/xGkdg

About klikUK.com

Check Also

wpid-img_20180605_2123548233503940939453834.jpg

Fatwa Ramadhan : Sakit TBC Sehingga Tidak Mampu Puasa

Hukum Orang Sakit TBC yang Tidak Mampu Berpuasa Pertanyaan pertama dari fatwa nomor 1528 Pertanyaan: ...