Home / Akidah Akhlaq / Fatwa : Obat Penyakit Karena Sihir

Fatwa : Obat Penyakit Karena Sihir

FATWA LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA
JILID 1 TENTANG AQIDAH
Disusun oleh: ASY-SYAIKH AHMAD BIN ABDURRAZAQ AD-DUWAISY

Obat Syari bagi Penyakit karena Sihir

Pertanyaan keempat dari fatwa nomor: 4393

Pertanyaan:

Apa obat yang diperbolehkan oleh syariat untuk penyakit karena sihir..? Apakah boleh menggunakan obat-obatan yang diformulasikan untuk penyakit syaraf..? Perlu diketahui bahwa ada jenis obat penenang yang sangat mujarab untuk mengobati sakit jiwa. Apa sikap kita setelah menasehati ibu bahwa apa yang beliau lakukan adalah syirik besar..? Apakah setelah kami membacakan jawaban dari anda sekalian insya Allah, ibu dikategorikan sebagai musyrik..? perlu diketahui bahwa kondisi ibu saat ini tertimpa penyakit was was, seandainya anda melihatnya tentu anda akan berkata bahwa beliau adalah orang gila dengan kondisi yang sangat parah. Akan tetapi apabila hilang kondisi sakit jiwanya maka beliau adalah wanita yang paling berakal.

Jawaban:

Pertama: Tidak boleh mengobati penyakit karena sihir dengan sihir, tetapi hendaknya mengobatinya denga ruqyah; membaca al-Quran, dzikir-dzikir yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad terkait dengan ruqyah, dengan doa dan mohon kesembuhan dari Allah.

Dalam kitab al-Kalim ath-Thayyib karangan Ibnu Taimiyah, al-Wabil ash-Shayyib karangan ibnul Qayyim, Riyadh ash-Shalihin dan al-Adzkar an-Nawawiyah karangan Imam Nawawi rahimahumullah terdapat banyak dzikir-dzikir dan obat-obatan yang bermanfaat dalam mengobati sihir. Bacalah kitab-kitab tersebut dan kitab-kitab lain yang serupa agar engkau memperoleh petunjuk pada dirimu, keluargamu dan siapa saja yang engkau cintai.

Kedua: teruslah menasehati ibumu dan mengingkari perbuatannya dengan memperhatikan adab-adab yang baik dan bergaullah yang baik dengan ibumu dalam kehidupan di dunia. Hal ini berdasarkan keumuman firman Allah Taala:

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ. وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Ketiga: Apabila kondisi ibu anda ketika sakitnya parah seperti yang anda sebutkan yaitu seperti orang gila maka itu termasuk udzur yang diharapkan akan diampuni Allah atas apa terjadi pada beliau dalam kondisi tersebut. Allahlah Maha Penyembuh dan Maha Pemberi hidayah kepada jalan yang lurus.

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa
Ketua : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Wakil Ketua : Abdurrazzaq Afifi
Anggota : Abdullah bin Ghudayan
Anggota : Abdullah bin Quud

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta tentang aqidah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqiu ad-durar as-saniyah).

ما هو علاج السحر الذي يبيحه الشرع

السؤال الرابع من الفتوى رقم 4393

س4: ما هو علاج السحر الذي يبيحه الشرع، وهل يجوز أن تستعمل الأدوية المهدئة للأعصاب؟ علما أن فيها مادة مخدرة وهي شائعة في علاج الأمراض النفسية، وما موقفنا منها بعد نصحنا لها بأن ما تفعله شرك بالله وبعد أن نقرأ عليها جوابكم إن شاء الله؟ وهل تعتبر مشركة؟ علما بأنها في حالتها هذه تصاب بنوع من الوسواس ولو رأيت حالتها لقلت: إنها مجنونة حال اشتداد المرض عليها ولكن إذا خفت عنها الحالة النفسية المرضية تكون من أعقل النساء.

ج4: أولا: لا يجوز أن يعالج السحر بالسحر، ولكن يعالج بالرقية؛ بقراءة القرآن، والأذكار النبوية الواردة في الرقية، وبالدعاء وطلب الشفاء من الله، وفي ( الكلم الطيب) لابن تيمية، و(الوابل الصيب ) لابن القيم، و(رياض الصالحين) و( الأذكار النووية) للنووي رحمهم الله كثير من الأذكار والأدعية النافعة في ذلك، فاقرأ في هذه الكتب وأمثالها؛ لتسترشد بها في نفسك وأهلك ومن تحب.

ثانيا: استمر في نصح والدتك والإنكار عليها مع مراعاة الأدب وصاحبها في الدنيا بالمعروف؛ لعموم قوله تعالى: ووصينا الإنسان بوالديه حملته أمه وهنا على وهن إلى قوله: وإن جاهداك على أن تشرك بي ما ليس لك به علم فلا تطعهما وصاحبهما في الدنيا معروفا واتبع سبيل من أناب إلي الآية.

ثالثا: إذا كانت حالتها حين اشتداد المرض كما ذكرت من أنها كالمجنونة فقد تعتبر ذلك عذرا فيرجى أن يعفو الله عما وقع منها في تلك الحالة، والله الشافي والهادي إلى سواء السبيل.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد, وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضو : عبد الله بن قعود

عضو : عبد الله بن غديان

نائب رئيس اللجنة : عبد الرزاق عفيفي

الرئيس : عبد العزيز بن عبد الله بن باز

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/SYSSp

About klikUK.com

Check Also

wpid-fb_img_15237576133111880934809.jpg

Hikmah bulan Shafar -5

15 Faidah Tentang Bulan Shafar (5) Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid 9. Tathayyur (merasa sial dengan ...