Home / Akidah Akhlaq / Fatwa : Karomah Wali Allah

Fatwa : Karomah Wali Allah

FATWA LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA
JILID 1 TENTANG AQIDAH
Disusun oleh: ASY-SYAIKH AHMAD BIN ABDURRAZAQ AD-DUWAISY

Karamah Para Wali Allah
Pertanyaan keempat dari fatwa nomor : 9027

Pertanyaan:

Apakah para wali Allah memiliki karamah..? Apakah mereka memiliki kemampuan mengatur alam semesta baik di langit maupun di bumi..? Apakah mereka memberi syafaat untuk penduduk dunia padahal mereka berada di alam barzakh ataukah tidak memberi syafaat..?

Jawaban:

Karamah adalah perkara di luar kebiasaan yang Allah Taala perlihatkan melalui salah satu hamba-Nya yang shalih, sebagai bentuk pemuliaan kepadanya sehingga menghindarkan dirinya dari mudharat, memberinya manfaat ataupun menolong kebenaran dengan perantara dirinya, baik semasa ia hidup maupun ketika sudah meninggal. Hamba yang shalih tidak mampu mendatangkan karamah sesuai keinginannya sendiri sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam tidak mampu mendatangkan mukjizat dari diri beliau sendiri, akan tetapi semua itu kembali kepada Allah semata. Allah Taala berfirman:

وَقَالُوا لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْهِ آيَاتٌ مِنْ رَبِّهِ قُلْ إِنَّمَا الْآيَاتُ عِنْدَ اللَّهِ وَإِنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُبِينٌ

Dan orang-orang kafir Mekah berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjizat dari Tuhannya.?” Katakanlah: “Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata.”

Orang-orang shalih tidak memiliki kemampuan mengatur kerajaan di langit dan di bumi kecuali sekedar apa yang telah Allah berikan kepada mereka berupa sebab akibat, sebagaimana umumnya seluruh manusia, seperti : menanam, membangun, berdagang dan pekerjaan-pekerjaan manusiawi lainnya dengan izin Allah Taala. Mereka ketika di alam barzakh tidak bisa memberi syafaat kepada salah satu makhluk yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Allah Taala berfirman:

قُلْ لِلَّهِ الشَّفَاعَةُ جَمِيعًا

Katakanlah: “Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya.” Allah berfirman:

وَلَا يَمْلِكُ الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ الشَّفَاعَةَ إِلَّا مَنْ شَهِدَ بِالْحَقِّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

“Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memberi syafa’at; akan tetapi (orang yang dapat memberi syafa’at ialah) orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka meyakini(nya).” Allah Taala berfirman:

مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ

“Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya”.
Barangsiapa berkeyakinan bahwa para wali Allah memiliki kemampuan mengatur alam atau mengetahui ilmu ghaib maka ia kafir; berdasarkan firman Allah Taala:

لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا فِيهِنَّ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya; dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” dan firman Allah Taala:

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ

Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah.”, dan firman Allah Taala yang memerintahkan Nabi-Nya agar menghilangkan kesamaran dan dan menjelaskan kebenaran:

قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلَا ضَرًّا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Katakanlah: “Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman.”
Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa
Ketua : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Wakil Ketua : Abdurrazaq Afifi
Anggota : Abdullah bin Ghudayan
Anggota : Abdullah bin Quud

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta tentang aqidah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqiu ad-durar as-saniyah).

2 كرامات الأولياء

السؤال الرابع من الفتوى رقم 9027
س4: هل للأولياء كرامة، وهل لهم أن يتصرفوا في عالم الملكوت في السموات والأرض، وهل يشفعون وهم في البرزخ لأهل الدنيا أم لا؟
ج4: الكرامة: أمر خارق للعادة يظهره الله تعالى على يد عبد من عباده الصالحين حيا أو ميتا إكراما له فيدفع به عنه ضرا أو يحقق له نفعا أو ينصر به حقا، وذلك الأمر لا يملك العبد الصالح أن يأتي به إذا أراد كما أن النبي لا يملك أن يأتي بالمعجزة من عند نفسه، بل كل ذلك إلى الله وحده، قال الله تعالى: وقالوا لولا أنزل عليه آيات من ربه قل إنما الآيات عند الله وإنما أنا نذير مبين ولا يملك الصالحون أن يتصرفوا في ملكوت السموات والأرض إلا بقدر ما آتاهم الله من الأسباب كسائر البشر من زرع وبناء وتجارة ونحو ذلك مما هو من جنس أعمال البشر بإذن الله تعالى، ولا يملكون أن يشفعوا وهم في البرزخ لأحد من الخلق أحياء وأمواتا، قال الله تعالى: قل لله الشفاعة جميعا وقال: ولا يملك الذين يدعون من دونه الشفاعة إلا من شهد بالحق وهم يعلمون وقال: من ذا الذي يشفع عنده إلا بإذنه.
ومن اعتقد في أنهم يتصرفون في الكون أو يعلمون الغيب فهو كافر؛ لقول الله عز وجل: لله ملك السماوات والأرض وما فيهن وهو على كل شيء قدير وقوله سبحانه: قل لا يعلم من في السماوات والأرض الغيب إلا الله وقوله سبحانه آمرا نبيه صلى الله عليه وسلم بما يزيل اللبس ويوضح الحق: قل لا أملك لنفسي نفعا ولا ضرا إلا ما شاء الله ولو كنت أعلم الغيب لاستكثرت من الخير وما مسني السوء إن أنا إلا نذير وبشير لقوم يؤمنون
وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد, وآله وصحبه وسلم.
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
عضو
عضو
نائب رئيس اللجنة
الرئيس

عبد الله بن قعود
عبد الله بن غديان
عبد الرزاق عفيفي
عبد العزيز بن عبد الله بن باز

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/vt7Dq

About klikUK.com

Check Also

wali_Allah_wali_setan

Puasa ‘Asyura Ternyata Bukan Tanggal 10, Bagaimana..?

Hukum Puasa yang Ternyata Bukan Tanggal 10 Pertanyaan: Barangsiapa berpuasa pada tanggal 9 dan 10 ...