Home / Akidah Akhlaq / Fatwa : Hukum Tawasul Dengan Kedudukan Nabi

Fatwa : Hukum Tawasul Dengan Kedudukan Nabi

kisah-rasulullah-yang-marah-pada-pejabat-karena-terima-hadiah

FATWA LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA’

JILID 1 TENTANG AQIDAH

Disusun oleh: ASY-SYAIKH AHMAD BIN ABDURRAZAQ AD-DUWAISY

الدعاء بجاه رسول الله أو بجاه فلان من الصحابة أو غيرهم أو بحياته لا يجوز

السؤال الثاني من الفتوى رقم 8818

س 2: في شهر رمضان يدعو بعد كل ركعتين بواحد من الصحابة, فيقولون: بحياة فلان الصحابي الجليل أن يقبل الله منا صلاتنا وصيامنا, وقد نصحتهم ولكن بلا فائدة وبعد هذا أصلي لحالي في زاوية المسجد, هل لي صلاة معهم أم أكون لحالي حسب ما أنا عليه؟ أفتوني جزاكم الله خير الجزاء.

ج 2: الدعاء بجاه رسول الله أو بجاه فلان من الصحابة أو غيرهم أو بحياته لا يجوز; لأن العبادات توقيفية, ولم يشرع الله ذلك, وإنما شرع لعباده التوسل إليه سبحانه بأسمائه وصفاته وبتوحيده والإيمان به وبالأعمال الصالحات وليس جاه فلان وفلان وحياته من ذلك, فوجب على المكلفين الاقتصار على ما شرع الله سبحانه, وبذلك يعلم أن التوسل بجاه فلان وحياته وحقه من البدع المحدثة في الدين, وقد صح عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال: من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد متفق على صحته وقال عليه السلام: من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد خرجه الإمام مسلم في صحيحه

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد, وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

الرئيس            : عبد العزيز بن عبد الله بن باز

نائب رئيس اللجنة : عبد الرزاق عفيفي

عضو              : عبد الله بن غديان

عضو              : عبد الله بن قعود

 

Larangan Berdo’a dengan (Perantaraan) Kedudukan Rasulullah, Kedudukan Salah Satu dari Sahabat atau Selain mereka atau pun dengan (Perantaraan) Kehidupannya    

Pertanyaan kedua dari fatwa nomor 8818:                         

Pertanyaan: Pada bulan Ramadhan, setiap selesai dua rekaat ada yang berdo’a dengan (perantaraan) salah satu dari sahabat. Mereka mengatakan; “Dengan (perantaraan) kehidupan sahabat fulan yang mulia semoga Allah menerima shalat dan puasa kita.” Sungguh saya telah menasehati mereka tetapi tidak membawa hasil. Setelah itu, saya shalat di pojok/pinggir masjid. Apakah saya tetap wajib shalat bersama mereka ataukah saya melakukan seperti yang aku lakukan saat ini? berilah fatwa kepada saya. Semoga Allah membalas dengan sebaik-baik balasan.

Jawab: Berdo’a dengan (perantaraan) kedudukan Rasulullah, salah satu sahabat atau selain mereka atau pun dengan (perantaraan) kehidupannya adalah tidak boleh; karena ibadah adalah tauqifiyah (berdasarkan perintah syariat) sedangkan Allah tidak mensyariatkan hal tersebut. Yang disyariatkan yaitu bertawasul (menjadikan perantaraan) dengan nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya, mentauhidkan-Nya, iman kepada-Nya, dan amal shalih, bukannya dengan kedudukan seseorang atau kehidupannya, maka wajib bagi setiap mukallaf (yang terkena beban syariat) mencukupkan diri dengan apa yang telah disyariatkan Allah subhanhu wata’ala. Dari sini diketahui bahwa tawasul dengan kedudukan seseorang, kehidupannya, atau pun dengan haknya termasuk bid’ah yaitu perkara baru dalam agama. Telah shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwasanya beliau bersabda: “Barangsiapa membuat perkara baru dalam urusan kami yang bukan bagian dari perintah kami maka ia tertolak.” (muttafaqun ‘alaih) dalam riwayat imam Muslim: “Barangsiapa beramal dengan suatu amalan yang bukan perintah kami maka ia tertolak.”

 

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

 

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa

Ketua              : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Wakil ketua     : Abdurrazaq ‘Afifi

Anggota          : Abdullah bin Ghudayan

Anggota          : Abdullah bin Qu’ud

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ tentang aqidah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqi’u ad-durar as-saniyah).

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/PLQhE

About klikUK.com

Check Also

gencatan senjata

Ringkasan Fikih Islam : Hukum Membai’at Dua Pemimpin

Hukum Membai’at Dua Pemimpin عَنْ أَبِي سَعِيْدِ الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ...