Home / Brankas / Fatwa : Hukum Melaknat Anak

Fatwa : Hukum Melaknat Anak

Jangan-Pernah

Hukum Melaknat Anak

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Anakku yang berumur lima tahun sering membuat marah.  Pada suatu hari, saya melaknatnya, lalu saya merasa sangat menyesal. Kemudian saya beristighfar kepada Alloh subhanahu wata’ala. Apakah yang harus saya kerjakan, apakah wajib bagiku untuk bersedekah atau berpuasa, atau cukup bagiku untuk beristighfar dan bertaubat. Berikanlah faidah kepada kami semoga Alloh memberikan faidah kepada Anda.”

 

Beliau menjawab, “Tidak boleh melaknat kepada mu’ayyan (tertentu). Baik kepada manusia,  hewan, atau selainnya. Terlebih lagi jika seseorang melaknat salah seorang anaknya, saudaranya, atau salah seorang keluarganya, karena laknat tersebut termasuk bentuk  memutus silaturahim dan kedurhakaan.

Dan bagi orang yang telah melakukannya hendaknya bertaubat kepada Alloh. Barangsiapa yang bertaubat niscaya Alloh akan menerima taubatnya. Dan hanya Alloh-lah yang memberikan taufiq.”

 

(Sumber : Fatawa Manaril Islam, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, Cetakan Pertama, Tahun 1415 H, Darul Wathon, Riyadh, 1/26)

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/KACZn

About klikUK.com

Check Also

lian

Apakah Keluar Madzi Membatalkan Puasa ?

Apakah Keluar Madzi Membatalkan Puasa ? Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Ketika ...