Home / Akidah Akhlaq / Fatwa : Berobat Dengan Yang Haram

Fatwa : Berobat Dengan Yang Haram

FATWA LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA
JILID 1 TENTANG AQIDAH
Disusun oleh: ASY-SYAIKH AHMAD BIN ABDURRAZAQ AD-DUWAISY

تداووا ولا تداووا بحرام

فتوى رقم 1465:

س: من كان به سحر هل يجوز أن يذهب إلى ساحر ليزيل السحر عنه؟

ج: لا يجوز ذلك، والأصل فيه ما رواه الإمام أحمد وأبو داود بسنده عن جابر رضي الله عنهما قال: سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم عن النشرة فقال: هي من عمل الشيطان وفي الأدوية الطبيعية والأدعية الشرعية ما فيه كفاية، فإن الله ما أنزل داء إلا أنزل له شفاء علمه من علمه وجهله من جهله، وقد أمر رسول الله صلى الله عليه وسلم بالتداوي، ونهى عن التداوي بالمحرم، فقال صلى الله عليه وسلم: تداووا، ولا تداووا بحرام. وروي عنه صلى الله عليه وسلم أنه قال: إن الله لم يجعل شفاء أمتي فيما حرم عليها.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد, وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضو : عبد الله بن قعود

عضو : عبد الله بن غديان

نائب رئيس اللجنة : عبد الرزاق عفيفي

الرئيس : عبد العزيز بن عبد الله بن باز

Berobatlah tetapi jangan dengan sesuatu yang haram

Fatwa nomor: 1465

Pertanyaan:

Sesorang yang terkena sihir, apakah dibolehkan mendatangi penyihir untuk menghilangkan sihir darinya?

Jawaban:

Hal itu tidak diperbolehkan, berdasarkan hadits dari Jabir radhiyallahu anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ditanya tentang nusyrah, beliau menjawab:

هي من عمل الشيطان

“Itu termasuk perbuatan setan.” (HR. Imam Ahmad dan Abu Dawud dengan sanad jayyid).
Apa yang terdapat dalam obat-obatan alami dan doa-doa syari telah mencukupi (untuk mengobati sihir). Sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan penyakit melainkan juga pasti menurunkan obatnya yang diketahui oleh orang yang berilmu tentangnya dan tidak diketahui oleh orang yang tidak berilmu tentangnya. Sungguh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyuruh berobat dan melarang berobat dengan yang haram. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

تداووا، ولا تداووا بحرام

“Berobatlah kalian, tetapi jangan berobat dengan sesuatu yang haram!” Diriwayatkan dari Rasullullahu shallallahu alaihi wasallam bahwasanya beliau bersabda:

إن الله لم يجعل شفاء أمتي فيما حرم عليها

“Sesungguhnya Allah tidak menjadikan obat bagi umatku pada apa-apa yang diharamkan atas mereka.”
Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa

Ketua : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Wakil Ketua : Abdurrazzaq Afifi
Anggota : Abdullah bin Ghudayan
Anggota : Abdullah bin Quud

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta tentang aqidah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqiu ad-durar as-saniyah).

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/BKaFP

About klikUK.com

Check Also

wali_Allah_wali_setan

Puasa ‘Asyura Ternyata Bukan Tanggal 10, Bagaimana..?

Hukum Puasa yang Ternyata Bukan Tanggal 10 Pertanyaan: Barangsiapa berpuasa pada tanggal 9 dan 10 ...