Home / Akidah Akhlaq / Fatwa : Bagaimana jika Anak Tidak Melaksanakan Sholat

Fatwa : Bagaimana jika Anak Tidak Melaksanakan Sholat

keajaiban-shalat-tahajud

Bagaimana jika Anak Tidak Melaksanakan Sholat

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya tentang kewajiban orang tua terhadap anak-anak yang meninggalkan sholat ?

Beliau menjawab, “Apabila mereka memiliki anak-anak yang tidak melaksanakan sholat, maka kewajiban mereka adalah menekan mereka supaya mau melaksanakan sholat, adakalanya dengan ucapan dan perintah, dan adakalanya dengan dipukul. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا لِعَشْرٍ

“Dan pukullah mereka supaya mau melaksanakan sholat ketika berusia sepuluh tahun.”[1]

Jika pukulan belum mempan juga, maka hendaknya dilaporkan kepada pihak yang berwenang di negara -semoga Alloh memberi taufiq kepada mereka- untuk menekan supaya mereka mau melaksanakan sholat.

Dan tidak boleh berdiam diri atas perbuatan anak-anak tersebut, karena hal itu termasuk membiarkan berlangsungnya kemungkaran. Dikarenakan meninggalkan sholat adalah bentuk kekufuran yang mengeluarkan dari agama. Maka orang yang meninggalkan sholat telah kafir, kekal di dalam neraka. Jika ia meninggal di atas hal tersebut maka tidak boleh dimandikan, atau disholatkan, atau dikuburkan di pemakaman kaum muslimin.

Kita bermohon kepada Alloh supaya mendapatkan keselamatan.”

 

(Sumber : Majmu’ Al Fatawa Wa Rasail Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, Dikumpulkan oleh Syaikh Fahd bin Nashir As Sulaiman, Cetakan Pertama, 1419 H, Daru Tsurayya lin Nasyr, XII/125).

 

[1] HR. Imam Ahmad 2/187, dan Abu Dawud no. 495 dan 497.

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/frlsY

About klikUK.com

Check Also

lampu-pemimpin

Ringkasan Fikih Islam : Keutamaan Penguasa yang Adil dan Ancaman bagi Penguasa yang Zalim

Keutamaan Penguasa yang Adil dan Ancaman bagi Penguasa yang Zalim Firman Allah Subhanahu Wata’ala : ...