Home / Brankas / Fatwa : Apakah Dianjurkan Tambahan Lafadz “Innaka Laa Tukhliful Mi’ad” pada Doa Setelah Adzan?

Fatwa : Apakah Dianjurkan Tambahan Lafadz “Innaka Laa Tukhliful Mi’ad” pada Doa Setelah Adzan?

ADZAN

Apakah Dianjurkan Tambahan Lafadz “Innaka Laa Tukhliful Mi’ad”?

Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya tentang tambahan lafadz “Innaka Laa Tukhliful Mi’ad” pada do’a setelah adzan ?

 

Beliau menjawab, “Tambahan lafadz ini diperselisihkan oleh para ulama’ hadits. Di antara mereka ada yang mengatakan bahwa tambahan tersebut tidak valid karena syadz, di mana kebanyakan rowi haditsnya tidak meriwayatkan kalimat tersebut. Sedangkan konteks yang ada menuntut tidak dihapusnya tambahan tersebut, karena konteksnya berupa do’a dan pujian yang tidak boleh ada penghapusan dikarenakan hal itu digunakan untuk beribadah.

Dan ada sebagian ulama’ yang mengatakan bahwa sanad haditsnya shohih, dan lafadz tersebut boleh diucapkan, dan ini tidak menyelisihi lafadz lainnya. Di antara yang berpendapat shahihnya lafadz tersebut adalah Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz, di mana beliau mengatakan, “Sanad haditsnya shahih, dikeluarkan oleh Imam Baihaqi dengan sanad yang shahih.”[1]

 

(Sumber : Majmu’ Al Fatawa Wa Rasail Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, Dikumpulkan oleh Syaikh Fahd bin Nashir As Sulaiman, Cetakan Pertama, 1419 H, Daru Tsurayya lin Nasyr, XII/199).

 

[1] HR. Al Baihaqi dalam As-Sunan 1/410, dan lihat pula Fatawa Al-Lajnah 6/88.

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/ZW7Mv

About klikUK.com

Check Also

gencatan senjata

Ringkasan Fikih Islam : Hukum Membai’at Dua Pemimpin

Hukum Membai’at Dua Pemimpin عَنْ أَبِي سَعِيْدِ الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ...