Home / Fiqih

Fiqih

Ringkasan Fikih Islam : Kekhalifahan di Tangan Quraisy

kabah dahulu

Kekalifahan Harus di tangan Quraisy dan Manusia Lain Tunduk pada Kepeminpinan Quraisy  عَنْ مُعَاوِيَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْل َاللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: إِنَّ هذَا اْلأَمْرَ فِي قُرَيْشٍ لاَ يُعَادِيْهِمْ أَحَدٌ إِلاَّ كَبَّهُ اللهُ فِي النَّارِ عَلىَ وَجْهِهِ مَا أَقَامُوْا الدِّيْنَ Dari Mu’awiyah semoga Allah meridhainya berkata: ...

Read More »

Hukum Meninggalkan Puasa karena Malas

jalan

Hukum Meninggalkan Puasa karena Malas Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Apakah orang yang meninggalkan puasa karena bermudah-mudah dan malas semisal orang yang meninggalkan sholat sehingga dihukumi kafir?”   Beliau menjawab, “Orang yang meninggalkan puasa karena bermudah-mudah dan malas tidaklah kafir. Hal itu karena hukum asalnya seseorang ...

Read More »

Apakah Keluar Madzi Membatalkan Puasa ?

lian

Apakah Keluar Madzi Membatalkan Puasa ? Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Ketika bulan Ramadhan, apakah keluarnya madzi dikarenakan syahwat mewajibkan qodho’ ?”   Beliau manjawab, “Keluarnya madzi tidak membatalkan puasa, baik puasa dilakukan di bulan Ramadhan atau selainnya. Jika kita katakan bahwa itu tidak membatalkan puasa, maka ...

Read More »

Suntikan Pinicillin Apakah Membatalkan Puasa ?

suntik

Suntikan Pinicillin Apakah Membatalkan Puasa ? Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Apakah hukum suntikan pinicillin untuk mengatasi sakit panas bagi orang yang berpuasa ?”   Beliau menjawab, “Menggunakan suntikan pinicillin untuk mengatasi sakit panas diperbolehkan bagi orang yang berpuasa, karena hal itu tidak membatalkan puasanya. Di mana ...

Read More »

Sekedar Niat Membatalkan Puasa, Bagaimana Hukumnya ?

pecah

Sekedar Niat Membatalkan Puasa Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Ada seorang musafir yang berpuasa di bulan Ramadhan lalu ia berniat membatalkan puasanya, tatapi ternyata ia tidak menemukan (makanan) yang bisa dimakan. Lalu ia merubah niatnya, dan ia kembali menyempurnakan puasanya sampai waktu maghrib. Bagaimana keabsahan puasanya ?” ...

Read More »