Home / Fatwa

Fatwa

Hukum Meninggalkan Puasa karena Malas

jalan

Hukum Meninggalkan Puasa karena Malas Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Apakah orang yang meninggalkan puasa karena bermudah-mudah dan malas semisal orang yang meninggalkan sholat sehingga dihukumi kafir?”   Beliau menjawab, “Orang yang meninggalkan puasa karena bermudah-mudah dan malas tidaklah kafir. Hal itu karena hukum asalnya seseorang ...

Read More »

Apakah Keluar Madzi Membatalkan Puasa ?

lian

Apakah Keluar Madzi Membatalkan Puasa ? Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Ketika bulan Ramadhan, apakah keluarnya madzi dikarenakan syahwat mewajibkan qodho’ ?”   Beliau manjawab, “Keluarnya madzi tidak membatalkan puasa, baik puasa dilakukan di bulan Ramadhan atau selainnya. Jika kita katakan bahwa itu tidak membatalkan puasa, maka ...

Read More »

Fatwa : Jika Terbangun ketika Matahari Telah Meninggi

Log Bench Viewing A Wonderful Sunrise HD Desktop Background

Log Bench Viewing A Wonderful Sunrise HD Desktop Background Jika Terbangun ketika Matahari Telah Meninggi Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Seorang wanita terbangun untuk melaksanakan sholat shubuh ketika matahari telah meninggi, dan ia mendapati keluarnya darah haid, maka apakah yang wajib ia lakukan?”   Maka beliau ...

Read More »

Fatwa : Hukum Sholat Sebelum Masuk Waktunya

lailatul-qadar

Hukum Sholat Sebelum Masuk Waktunya Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Jika seseorang sholat sebelum masuk  waktunya karena tidak tahu maka apakah hukumya?”   Beliau menjawab, ”Sholat seseorang yang dilakukan sebelum waktunya tidaklah menggugurkan kewajibannya, karena Alloh Ta’ala berfirman : إِنَّ الصَّلاَةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتَابًا مَوْقُوْتًا. ...

Read More »

Fatwa : Hukum Menunda Sholat Isya’

menyambut-ramadhan-ala-rasulullah

Hukum Menunda Sholat Isya’ Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Apakah hukum menunda pelaksanaan sholat isya’ sampai akhir waktunya ?”   Beliau menjawab, “Yang lebih utama dalam sholat isya’ adalah ditunda pelaksanannya sampai akhir waktunya, semakin ditunda maka semakin afdhol. Akan tetapi seorang laki-laki jika ia menunda ...

Read More »