Home / klikUK.com

klikUK.com

Fatwa : Hukum Sholat Sebelum Masuk Waktunya

lailatul-qadar

Hukum Sholat Sebelum Masuk Waktunya Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Jika seseorang sholat sebelum masuk  waktunya karena tidak tahu maka apakah hukumya?”   Beliau menjawab, ”Sholat seseorang yang dilakukan sebelum waktunya tidaklah menggugurkan kewajibannya, karena Alloh Ta’ala berfirman : إِنَّ الصَّلاَةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتَابًا مَوْقُوْتًا. ...

Read More »

Fatwa : Hukum Menunda Sholat Isya’

menyambut-ramadhan-ala-rasulullah

Hukum Menunda Sholat Isya’ Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya, “Apakah hukum menunda pelaksanaan sholat isya’ sampai akhir waktunya ?”   Beliau menjawab, “Yang lebih utama dalam sholat isya’ adalah ditunda pelaksanannya sampai akhir waktunya, semakin ditunda maka semakin afdhol. Akan tetapi seorang laki-laki jika ia menunda ...

Read More »

Ringkasan Fikih Islam : Dosa Membunuh Orang Kafir Mu’ahad tanpa Kesalahan

ledakan

Dosa Orang yang Membunuh Orang Kafir Mu’ahad tanpa Kesalahan عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍ و َرضِيَ اللهُ عَنْهُمَا  عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قاَلَ: مَنْ َقتَلَ مُعَاهَدًا لَمْ يَرِحْ رَاِئحَةَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيْحَهَا يُوْجَدُ مِنْ َمسِيْرَةِ أَرْبَعِيْنَ عَامًا Dari Abdullah bin Amr semoga Allah meridhai mereka berdua dari Nabi ...

Read More »

Ringkasan Fikih Islam : Perjanjian Memberikan Kemanan bagi Orang Kafir

menjaga

Perjanjian Memberikan Kemanan bagi Orang Kafir Boleh bagi seorang muslim yang balig, berakal, dan diberikan kebebasan bertindak secara hukum (mukhtar) untuk memberikan kemanan bagi orang kafir  sampai batas tertentu sehingga dia menyelesaikan  perdagangannya atau mendegarkan kalam Allah lalu kembali pulang atau kepentingan yang semisalnya, selama tidak ada kekhawatiran adanya mudharat ...

Read More »

Ringkasan Fikih Islam : Keutamaan Orang yang Masuk Islam dari Ahli kitab

quran23

Keutamaan Orang yang Masuk Islam dari Ahli kitab عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ  قاَلَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ((ثَلاَثَةٌ لَهُمْ أَجْرَانِ رَجُلٌ ِمنْ أَهْلِ اْلِكتَابِ آمَنَ بِنَبِيِّهِ وَآمَنَ بِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْعَبْدُ الْمَمْلُْوْكِ إِذَا أَدَّى حَقَّ اللهِ تَعَالىَ وَحَقَّ مَوَالِيْهِ وَرَجُلٌ كَانَتْ عِنْدَهُ أَمَةٌ فَأَدَّبَهَا فَأَحْسَنَ تَأْدِيْبَهَا ...

Read More »

Ringkasan Fikih Islam : Hukum Berdiri untuk Menyambut Orang yang Baru Datang

lampu-pemimpin

Hukum Berdiri untuk Menyambut Orang yang Baru Datang Boleh berdiri untuk menyambut seorang muslim yang datang sebagai penghormatan bagi dirinya atau untuk membantunya, boleh juga seseorang melangkah beberapa langkah untuk menyambutnya sebagai penghormatan baginya. Adapun beridiri untuk seseorang yang sedang duduk maka hal itu tidak diperbolehkan kecuali jika dilakukan untuk ...

Read More »

Ringkasan Fikih Islam : Aqduz Zimmah

news jizyah

  Aqduz Zimmah Aqduz zimmah adalah mengakaui keberadaan orang-orang kafir atas kekafiran mereka dengan syarat pembayaran jizyah (upeti) dan kewajiban mereka untuk mentaati peraturan Islam, di mana perjanjian ini dilakukan oleh seorang peminpin (negara Islam) atau wakilnya. Jumlah jizyah: ditentukan oleh peminpin Negara Islam atau wakilnya, tergantung pada keadaan apakah ...

Read More »

Fatwa : Apakah Disyari’atkan Menjawab Iqomah ?

masjid sederhana

Apakah Disyari’atkan Menjawab Iqomah ? Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya tentang menjawab iqomah ?   Beliau menjawab, “Tentang menjawab iqomah ada hadits yang menjelaskannya, diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud[1] akan tetapi hadits tersebut lemah, tidak bisa dijadikan hujjah. Pendapat yang kuat adalah bahwa tidak disyari’atkan menjawab ...

Read More »

Fatwa : Hukum Mengusap Wajah Setelah Berdo’a

berdoa-dengan-bahasa-selain-arab-bolehkah-934

Hukum Mengusap Wajah Setelah Berdo’a Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya tentang hukum mengusap wajah dengan kedua tangan setelah berdo’a ?   Beliau menjawab, “Mengusap wajah dengan kedua tangan setelah berdo’a yang tepat tidak disyari’atkan, karena hadits-hadits[1] yang menjelaskannya lemah. Sehingga Syaikhul Islam -rahimahullah- mengatakan, “hadits-hadits tersebut ...

Read More »