Home / Brankas / Amalan-amalan Yang Disyariatkan Pada Pada Bulan Dzulhijjah

Amalan-amalan Yang Disyariatkan Pada Pada Bulan Dzulhijjah

download-audio-teks-khutbah-jumat-amalan-amalan-bulan-dzulhijjah-dan-keutamaannyaAmalan Yang Disyariatkan Pada Hari-Hari Ini.

Melihat keagungan sepuluh hari pertama Dzulhijjah ini, maka sudah sepantasnya kita semua memanfaatkannya dengan memperbanyak amalan sholih, diantara yang dianjurkan adalah:

 1. Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah
Amal ini adalah amal yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, antara lain : sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

?????? ??? ?????? ????? ??? ?????? ????? ??????? ??? ?? ???? ??? ?????

“Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga”.

2. Berpuasa Selama Hari-Hari Tersebut, Atau Pada Sebagiannya, Terutama Pada Hari Arafah.
Tidak disangsikan lagi bahwa puasa adalah jenis amalan yang paling utama, dan yang dipilih Allah untuk diri-Nya. Disebutkan dalam hadist Qudsi :

????? ?? ???? ???? ?? ? ??? ??? ????? ?????? ?????? ?? ????

“Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku”.

Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

?? ?? ??? ???? ????? ?? ???? ???? ? ??? ???? ???? ???? ????? ???? ?? ????? ????? ????

“Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun”. [Hadits Muttafaqun ‘Alaih].

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah rahimahullah bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

???? ??? ???? ????? ??? ???? ?? ???? ????? ???? ???? ????? ???? .

“Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya”.

3. Takbir Dan Dzikir Pada Hari-Hari Tersebut.
Sebagaimana firman Allah Ta’ala.

???????????? ????? ??????? ??? ???????? ????????????

“…. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan …”. [al-Hajj/22 : 28].

Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Eddie Lacy Youth Jersey Karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut, berdasarkan hadits dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma:

??????? ???? ?? ??????? ???????? ????????

“Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid”. [Hadits Riwayat Ahmad].
Imam Bukhari rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhuma keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orangpun mengikuti takbirnya. Dan Ishaq Rahimahullah, meriwayatkan dari fuqaha’ tabiin bahwa pada hari-hari ini mengucapkan :

???? ???? ???? Kyle Juszczyk Jersey ???? ?? ??? ??? ???? ????? ???? ???? ?????

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah”.

Dianjurkan untuk mengeraskan suara dalam bertakbir ketika berada di pasar, rumah, jalan, masjid dan lain-lainnya. Sebagaimana firman Allah:

??????????????? ??????? ????? ??? ?????????

“Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu …”. [al-Baqarah/2 : 185].

Tidak dibolehkan mengumandangkan takbir bersama-sama, yaitu dengan berkumpul pada suatu majlis dan mengucapkannya dengan satu suara (koor). Hal ini tidak pernah dilakukan oleh para Salaf. Yang menurut sunnah adalah masing-masing orang bertakbir sendiri-sendiri. Ini berlaku pada semua dzikir dan do’a, kecuali karena tidak mengerti sehingga ia harus belajar dengan mengikuti orang lain.

Dan diperbolehkan berdzikir dengan yang mudah-mudah. Seperti : takbir, tasbih dan do’a-do’a lainnya yang disyariatkan.

4. Taubat Serta Meninggalkan Segala Maksiat Dan Dosa.
Sehingga akan mendapatkan ampunan dan rahmat. Maksiat adalah penyebab terjauhkan dan terusirnya hamba dari Allah, dan keta’atan adalah penyebab dekat dan cinta kasih Allah kepadanya.

Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

?? ???? ???? ????? ???? ?? ???? ????? ?? ??? ???? ???

“Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya” [Hadits Muttafaqun ‘Alaihi].

5. Banyak Beramal Shalih.
Berupa ibadah sunat seperti : shalat, sedekah, jihad, membaca Al-Qur’an, amar ma’ruf nahi munkar dan lain sebagainya. Sebab Bryan Bulaga Youth Jersey amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipat gandakan pahalanya. Bahkan amal ibadah yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah daripada amal ibadah pada hari lainnya meskipun merupakan amal ibadah yang utama, sekalipun jihad yang merupakan amal ibadah yang amat utama, kecuali jihad orang yang tidak kembali dengan harta dan jiwanya.

6. Disyariatkan Pada Hari-Hari Itu Takbir Muthlaq
Yaitu pada setiap saat, siang ataupun malam sampai shalat Ied. Dan disyariatkan pula takbir muqayyad, yaitu yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu yang dilaksanakan dengan berjama’ah ; bagi selain jama’ah haji dimulai dari sejak Fajar Hari Arafah dan bagi Jama’ah Haji dimulai sejak Dzhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga shalat Ashar pada hari Brandon Boykin Youth Jersey Tasyriq.

7. Berkurban Pada Hari Raya Qurban Dan Hari-Hari Tasyriq.
Hal ini adalah sunnah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam, yakni ketika Allah Ta’ala menebus putranya dengan sembelihan yang agung. Diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

??? ??? ?? ????? ??? ???? ???? ???? ??? ?????? ?????? ?????? ?????? ???? ???? ????? ???? ???? ??? ???????

“Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu”. [Muttafaqun ‘Alaihi].

8. Dilarang Mencabut Atau Memotong Rambut Dan Kuku Bagi Orang Yang Hendak Berkurban.
Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah Radhiyallhu ‘anha bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

??? ????? ???? ?? ????? ????? ????? ?? ????? ?????? ?? ???? ???????

“Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya”.

Dalam riwayat lain :

??? ???? ?? ???? ??? ?? ?????? ??? ????

“Maka janganlah ia mengambil sesuatu dari rambut atau kukunya sehingga ia berkurban”.

Hal ini, mungkin, untuk menyerupai orang yang menunaikan ibadah haji yang menuntun hewan Bud Dupree Jersey kurbannya. Firman Allah Ta’ala:

???? ?????????? ??????????? ?????? ???????? ????????? ????????

“….. dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan…”. [al-Baqarah/2 : 196].

Larangan ini, menurut zhahirnya, hanya dikhususkan bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban. Dan diperbolehkan membasahi rambut serta menggosoknya, meskipun terdapat beberapa rambutnya yang rontok.

9. Melaksanakan Shalat Iedul Robert Newhouse Womens Jersey Adha Dan Mendengarkan Khutbahnya.
Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyariatkannya hari raya ini. Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan ; janganlah dijadikan kesempatan bermaksiat dan bergelimang dalam kemungkaran seperti ; nyanyi-nyanyian, main judi, mabuk-mabukan dan sejenisnya. Hal mana akan menyebabkan terhapusnya amal kebajikan yang dilakukan selama sepuluh hari.

10. Selain Hal-Hal Yang Telah Disebutkan Diatas.
Hendaknya setiap muslim dan muslimah mengisi hari-hari ini dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah Ta’ala, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan ; memanfaatkan kesempatan ini dan berusaha memperoleh kemurahan Allah Subhanahu wata’ala agar mendapat ridha-Nya.
Perbandingan antara dua hari raya

Para ulama telah membahas seputar permasalahan ini, ada yang mengutamakan Idul Adha atas Ied Al Fitri dan ada yang sebaliknya. Setelah memaparkan keutamaan dua hari raya dan keduanya termasuk hari paling utama dalam setahun, maka yang rojih adalah ied al Adha lebih utama dari ied Al fitri, karena ibadah dalam ied Al Adha adalah sembelihan kurban dengan sholat sedangkan dalam ied Al Fitri adalah shodaqah dengan sholat. Padahal jelas sembelihan kurban lebih utama dari shodaqah, karena berkumpul padanya dua ibadah ; yaitu ibadah badan (fisik) dan harta. Kurban adalah ibadah fisik dan harta sedangkan shodaqah dan hadiyah hanyalah ibadah harta saja.

Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa ied kurban lebih utama dari ied al Fitri, karena dua hal :

  1. Ibadah di hari ied kurban yaitu kurban lebih utama dari ibadah di ied al Fitri yaitu shodaqah.
  2. Shodaqah di ied Al Fitri ikut puasa, karena diwajibkan untuk membersihkan orang yang puasa dari kesia-siaan dan kejelekan dan memberi makan  orang miskin serta disunnahkan dikeluarkan sebelum sholat. Sedangkan kurban disyariatkan di hari-hari tersebut sebagai ibadah tersendiri, oleh karena itu disyariatkan setelah sholat. Allah Ta’ala berfirman tentang yang pertama :

???? ???????? ???? ???????? (14) ???????? ????? ??????? ???????? (15)

Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), Shaun Alexander Jersey (QS. 87:14)

dan dia ingat nama Rabbnya, lalu dia shalat. (QS. 87:15)

dan tentang yang kedua :

??????? ????????? ?????????

Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah. (QS. 108:2)

Kemudian Ibnu Taimiyah menyatakan lagi: Sehingga sholatnya orang-orang di negeri-negerinya sama kedudukannya dengan jama’ah haji melempar jamroh Al Aqobah dan sembelihan mereka di negeri-negerinya sama kedudukannya dengan sembelihan hadyu jamaah haji.. [1]

 Memberi ucapan selamat hari raya

Diperbolehkan saling mengucapkan selamat dengan ungkapan yang telah masyhur diantara mereka dan yang telah berlaku diantara kaum muslimin secara umum, seperti seorang muslim mengucapkan kepada saudaranya: Taqabbalallahu Minnaa wa Minkum (semoga Allah menerima ibadah dari kami dan engkau) dan A’aadahullahu ‘Alaina wa ‘Alaika Bil Khoiraat Wa Al Rohmah (semoga Allah mengulangnya kembali kepada kami dan engkau). Dalilnya keumuman mengucapkan kata selamat ini adalah pensyariatan sujud syukur atas nikmat yang Allah berikan dan bencana yang dihilangkan, ta’ziyah, ungkapan gembira Nabi dengan kehadiran Romadhon dan ucapan selamat Tholhah kepada Ka’ab dihadapan nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan beliau setujui. Demikian juga dengan menganalogikannya kepada ucapan selamat sebagian muslim kepada lainnya dalam musim-musim kebaikan dan waktu-waktu ibadah.

Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang ucapan selamat di hari raya, beliau menjawab: Ucapan selamat hari raya dengan sebagian mereka memberikan ucapan selamat kepada yang lainnya jika bertemu setelah sholat Ied dengan ungkapan: Taqabbalallhu Minna Wa minkum dan ‘Aadahullahu ‘Alaika serta yang sejenisnya. Maka hal ini telah diriwayatkan dari sejumlah shahabat bahwa mereka melakukannya, dan telah diperbolehkan Mel Blount Authentic Jersey para imam L.P. Ladouceur Youth Jersey seperti imam Ahmad dan yang lainnya.

Maka siapa yang melakukannya maka ia memiliki panutan dan yang meninggalkannya pun punya panutan….[2]

Ibnu Hajar menyatakan: Telah sampai kepada kami dengan sanad yang hasan dari Jubair bin Nufair, ia berkata: Para sahabat Rasululloh dahulu jika saling beertemu dihari raya sebagiannya mengucapkan kepada sebagian yang lain: Taqabbalallahu Minna wa Minka.[3]

 

 

[1] Majmu’ AL fatawa juz 23 hal 222

[2] Majmu’ AL Fatawa juz 24 hal 253, Al Mughnie Larry Allen Womens Jersey juz 3 hal 294 dan Hasyiyah Al raudh juz 2 hal 522,

[3] Fathul Bari juz 2 hal 446.

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/jN1Ve

About admin

Kholid bin Syamhudi bin Saman bin Sahal Al-Bantani, menimba ilmu di Universitas Islam Madinah Tahun 1994 dan lulus Tahun 1999 dari Fakultas Hadits. Kini banyak meluangkan waktunya dalam da’wah sunnah dan menterjemahkan kitab-kitab berbahasa arab ke dalam Bahasa Indonesia serta berperan serta dalam beberapa lembaga da’wah yang ada di tanah air.

Check Also

waktu-maghrib

Fatwa : Jika Makmum Berdiri di Sebelah Kiri Imam

Jika Makmum Berdiri di Sebelah Kiri Imam Pertanyaan : Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ...