Home / Akidah Akhlaq / 10 Hal Penting di Bulan Muharram -2

10 Hal Penting di Bulan Muharram -2

10 Permasalahan Penting dan Ringkas Seputar Bulan Allah Muharam (2)

3. Kerasnya pengharaman perbuatan kedhaliman pada bulan-bulan haram daripada bulan-bulan selainnya.

Syaikh as-Sa’di berkata: “Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu” ada kemungkinan dhamir hunna kembali kepada 12 bulan dan ada kemungkinan kembali kepada 4 bulan haram. Pelarangan ini untuk mereka agar tidak berbuat dhalim pada bulan-bulan tersebut secara terkhusus disamping juga larangannya dhalim pada setiap waktu. Hal demikian agar lebih kuat pengharamannya dan karena kedhaliman pada waktu itu lebih parah daripada selainnya. (Tafsir as-Sa’dy: 3 228-228).

4. Ada yang berpendapat bahwa dinamakan bulan muharam karena untuk pengharaman berperang pada waktu tersebut.

Ibnu Katsir berkata: para ulama’ berselisih pendapat tentang pengharaman memulai perang pada bulan muharam, apakah dimansukh atau tetap muhkam (masih berlaku hukumnya) menjadi dua pendapat; yang pertama dan inilah yang masyhur yaitu dimansukh karena Allah Ta’ala berfirman: “maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu” dan memerintahkan agar memerangi kaum musyrikin. Pendapat kedua menyatakan bahwa memulai perang pada bulan haram hukumnya haram dan tidak dimansukh berdasarkan firman Allah Ta’ala: “Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormati, berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” {QS. al-Baqarah: 194}, dan juga berfirman: “” {QS. Taubah: 5} (Tafsir Ibnu Katsir jilid 2 halaman 468-469).

Oleh Syaikh DR. Abdullah bin Hamud al-Furaih

10 مسائل مهمة ومختصرة في شهر الله المحرم (2)

3- شدة تحريم الظلم في أشهر الحُرُم عن غيرها؛ قال الشيخ السعدي: “﴿ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ﴾ يحتمل أن الضمير يعود إلى الاثنى عشر شهرًا… ويحتمل أن الضمير يعود إلى الأربعة الحُرُم، وأن هذا نهيٌ لهم عن الظُّلْم فيها، خصوصًا مع النهي عن الظلم كل وقت؛ لزيادة تحريمها، وكون الظلم فيها أشدَّ من غيرها”؛ [تفسير السعدي 3 / 228-229[

4- قيل: سُمِّي شهر) مُحرَّم(؛ لتحريم القِتال فيه؛ قال ابن كثير رحمه الله: “وقد اختلف العلماء في تحريم ابتداء القتال في الشهر الحرام؛ هل هو منسوخ أو محكم على قولين: أحدهما: وهو الأشهر أنه منسوخ؛ لأنه تعالى قال ها هنا: ﴿ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ﴾، وأمر بقتال المشركين، والقول الآخر: أن ابتداء القتال في الشهر الحرام حرامٌ، وأنه لم ينسخ تحريم الشهر الحرام؛ لقوله تعالى: ﴿ الشَّهْرُ الْحَرَامُ بِالشَّهْرِ الْحَرَامِ وَالْحُرُمَاتُ قِصَاصٌ فَمَنِ اعْتَدَى عَلَيْكُمْ فَاعْتَدُوا عَلَيْهِ بِمِثْلِ مَا اعْتَدَى عَلَيْكُمْ ﴾] البقرة: 194]، وقال: ﴿ فَإِذَا انْسَلَخَ الْأَشْهُرُ الْحُرُمُ فَاقْتُلُوا الْمُشْرِكِينَ ﴾ ]التوبة: 5]؛ [تفسير ابن كثير (2-468-469[

(Sumber : http://www.alukah.net/sharia/0/129428/).

Bagikan melalui link ini: http://klikuk.com/jT3KA

About klikUK.com

Check Also

wpid-fb_img_15237576133111880934809.jpg

Hikmah bulan Shafar -5

15 Faidah Tentang Bulan Shafar (5) Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid 9. Tathayyur (merasa sial dengan ...